Tentang Hinaan Kepada Pejabat Publik dan Kejamnya Jari Netizen

Kementerian Kesehatan

Beberapa hari lalu kembali muncul bentuk penghinaan kepada seorang pejabat publik di sosial media.  Aqwam, Seorang warganet yang ternyata juga merupakan seorang jurnalis melakukan penghinaan terhadap Kementerian Kesehatan di sosial media. Aqwam mengkritik kinerja dari kementerian kesehatan terkait dengan penanganan Covid-19 dan membandingkannya dengan hal yang tidak pantas. Hal ini kembali menegaskan betapa pedasnya kritik dari netizen di Indonesia, yang bahkan dapat dikatakan sebagai sebuah bentuk penghinaan. Dimana nilai-nilai tatakrama, etika dan sopan santun yang sepertinya saat ini mulai pudar? Bagaimana kemudian memandangnya dalam berbagai perspektif?

Continue reading “Tentang Hinaan Kepada Pejabat Publik dan Kejamnya Jari Netizen”

Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Iklan Sosial Media Cerebrovit?

Cerebrovit
Memposting iklan di akun sosial media resmi sebuah perusahaan memang harus hati-hati. Niatnya ingin berinteraksi dan mendapatkan respon yang positif, bisa berujung mendapatkan cibiran dan bully massal di sosial media. Setelah sebelumnya sebuah perusahaan telekomunikasi beberapa waktu lalu mendapatkan bully di sosial media, baru-baru ini sebuah produk obat multivitamin dan suplemen yang kena gilirannya mendapatkan bully massal akibat sebuah iklan yang di anggap tidak memiliki kepedulian terhadap satwa-satwa.

Continue reading “Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Iklan Sosial Media Cerebrovit?”