Ketika Aku Paling Benar

dont-waste-your-time-with-explanations-people-only-hear-what-they-want-to-hear9

Membaca lini masa di sosial media saat ini, terasa begitu “menyenangkan” dengan berbagai adu opini, adu sharing link yang tentunya mendukung opini dari masing-masing pihak. Masing-masing seolah lupa bahwa lawan debat yang dihadapi adalah saudara sebangsa dan setanah airnya juga. Sama-sama Warga Negara Indonesia. Yang lebih parah, adalah bahwa masyarakat Indonesia tidak kunjung belajar dari peristiwa-peristiwa silam.

Continue reading “Ketika Aku Paling Benar”

Gaya Komunikasi Pejabat Publik VS Ekspektasi Masyarakat

Dalam sebuah pemberitaan di tempo 11 Juli 2016, Menteri Perhubungan dengan tegas (bahkan cenderung kasar dan emosi) mengatakan hanya orang tolol yang nyuruh mundur gara-gara itu (macet di Brebes Exit). Bahkan secara hampir 100% letter lux menempatkan pernyataan Menteri Perhubungan tersebut sebagai judul dari artikel tersebut. Pernyataan tersebut saya yakin membuat orang banyak kecewa. Bukan terhadap bahwa ia tidak ingin mundur, tetapi bagaimana cara menjawab kepada masyarakat melalui media massa.

Continue reading “Gaya Komunikasi Pejabat Publik VS Ekspektasi Masyarakat”

Pejabat Publik dan Sosial Media

Basuki Dian Sastro

Sosial media kemarin dihebohkan dengan meme foto istri dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang diasumsikan cemberut karena suaminya sedang selfie dengan Dian Sastro, pemeran AADC 2. Tak pelak beragam asumsi yang paling jauh sekalipun. Bahkan ada yang mengkait-kaitkannya dengan tahun 2017. Kehadiran sosial media telah sedemikian rupanya “dimanfaatkan” sebagai media komunikasi pejabat publik dengan warganya. Bagaimana kemudian dalam memandang keterkaitan antara sosial media dengan pejabat publik? Continue reading “Pejabat Publik dan Sosial Media”

Tentang Paul Golding Yang Berbalik Badan

Paul Golding

Kemenangan Sadiq Khan menjadi walikota London Inggris, diwarnai oleh sebuah peristiwa yang menarik dimana Paul Golding, lawan politiknya berbalik badan saat Sadiq Khan menyampaikan pidato. Tak pelak, hal tersebut mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Bagaimana kemudian memandangnya dari berbagai perspektif?

Continue reading “Tentang Paul Golding Yang Berbalik Badan”

Memandang Kasus La Nyalla Dari Perspektif Akuntabilitas dan Responsibilitas Pejabat Publik

La Nyalla Mattalitti

Jika Khadafi Ahmad dalam tulisannya di Mojok.co yang berjudul Hilangnya La Nyalla Mattalitti, Hilangnya Sandal Pak Kiai mencoba mengupas mengenai dibatalkannya penetapan tersangka La Nyalla Mattalitti atas kasus korupsi dana hibah Pemprov Jawa Timur pada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur dari perspektif “hukum pesantren” yakni ghosob berarti meminjam barang orang lain tanpa minta izin sama si empunya barang. Maka tulisan ini mencoba melihatnya dari perspektif tata kelola, yakni dari sudut pandang akuntabilitas dan responsibilitas.

Continue reading “Memandang Kasus La Nyalla Dari Perspektif Akuntabilitas dan Responsibilitas Pejabat Publik”

Sosial Media & Siapkah Kita Untuk Dewasa Secara Politik?

Sosial Media

Tahun 2017, nampaknya masih jauh didepan mata, namun “perang” politik sudah mulai tampak bermunculan. Tampak bermunculan tetapi tidak jelas, karena “perang” yang dimaksudkan disini adalah dengan mulai melakukan upaya-upaya pembentukan opini positif mengenai diri sendiri dan pengerdilan kredibilitas (jika kata pembunuhan karakter dianggap terlalu kejam) melalui media mainstream dan sosial media.

Continue reading “Sosial Media & Siapkah Kita Untuk Dewasa Secara Politik?”

Batman VS Superman. Ketika Manusia Melawan Dewa

Batman V Superman

Ada sesuatu yang sangat filosofis ketika kita membicarakan mengenai Batman VS Superman. Kendati hal tersebut memang merupakan sebuah cerita dalam sebuah film, namun kita tahu bahwa Batman dan Superman masing-masing memegang ideologi dan perspektif yang saling bertentangan. Namun sebelum kita mengerucutkan untuk membahas mengenai perdebatan itu, ada beberapa konsep yang perlu disepakati bersama, seperti super hero, dan vigilante.

Oleh Adrian Wijanarko dan Fakhrurroji Hasan

Continue reading “Batman VS Superman. Ketika Manusia Melawan Dewa”

Boneka Politik Bernama Katniss Everdeen

Mockingjay

Bagi anda yang mengikuti film Hunger Games termasuk Mocking Jay 2 yang menjadi penutup dari trilogy Hunger Games, tentu akan familiar dengan tokoh utama yang bernama Katnis Everdeen. Bersama Peeta Mellark, Katnis Everdeen membuat kita semua terkesima. Banyak orang menganggap Katnis Everdeen sebagai pahlawan. Ia berangkat dari seorang sukarelawan, lalu kemudian menjadi pemenang dari Hunger Games ke 74, hingga akhirnya menjadi simbol harapan dari perjuangan pemberontak di distrik 13 untuk meruntuhkan hegemoni Capitol City, tempat Presiden Snow dan para birokratnya menebarkan ketakutan melalui ajang Hunger Games.

Continue reading “Boneka Politik Bernama Katniss Everdeen”

Kenapa Harus Proton ?

Proton

Akhir pekan kemarin ramai diberitakan mengenai penandatanganan memorandum of understanding (nota kesepahaman) antara Adiperkasa Citra Lestari dengan Proton untuk pengembangan mobil nasional. Penandatanganan nota kesepahaman itu disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak di Kuala Lumpur. Penandatanganan itu tak pelak mendatangkan banyak komentar dan mendapatkan perhatian masyarakat. Bahkan sejumlah tokoh pemerintah dan tokoh penting lainnya ikut mengomentari soal rencana Proton yang menjadi mitra dalam pengembangan mobil nasional. Yang mungkin menjadi pertanyaan adalah, kenapa harus Proton dan kenapa harus Adiperkasa Citra Lestari?

Continue reading “Kenapa Harus Proton ?”

Tentang Target 100 Hari Kerja

Manajemen 2
Dalam pemberitaan di berbagai media massa, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan bahwa bahwa dirinya tidak menggunakan istilah target 100 atau 1000 hari kerja karena setiap hari pihaknya bekerja. Istilah 100 hari kerja ini barangkali dipopulerkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono kala menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Sebenarnya apakah manfaat 100 hari kerja pertama dalam aspek manajemen atau tata kelola pemerintahan?

Continue reading “Tentang Target 100 Hari Kerja”

Buka Kartu

Poker

Disebuah meja berkumpulan banyak orang. Semua orang mendekap erat kartunya masing-masing. Takut kartunya dilihat orang lain. Tak lama kemudian, seorang pemain kartu itu melemparkan kartu ke atas meja. Ia membanting keras kartu itu hingga pemain lain terkena. Sontak, tak lama kemudian, sebagai respon wajahnya terkena lemparan kartu, ia lemparkan kartu itu ke wajah orang yang sebelumnya membanting kartunya.

Continue reading “Buka Kartu”

Orang-Orangnya Si Anu

Leader

Setiap terjadinya transisi pergantian kepemimpinan acapkali diikuti dengan pergantian orang-orang yang berada dibawahnya. Hal ini terjadi mulai dari tingkat negara, tingkat perusahaan, maupun seluruh organisasi yang memiliki pemimpin. Manchester United misalnya, ketika Alex Ferguson pensiun menjadi Manager dan digantikan oleh David Moyes, pelatih-pelatih yang sudah lama bekerja dengan Alex Ferguson diganti oleh pelatih-pelatih yang sebelumnya sudah bekerjasama dengan David Moyes sewaktu masih melatih di Everton. Kejam? Tidak juga.

Continue reading “Orang-Orangnya Si Anu”

Menciptakan Musuh Bersama. Cara Termudah Untuk Membangun Kebersamaan.

Teamwork with blue marker

Jika anda kesulitan untuk membangun kekompakan dan team work, mudah saja. Tetapkan musuh bersama, dan bangun kebencian seluruh anggota tim anda terhadap musuh bersama itu. Cara ini bukan bermaksud mengajarkan anda hal-hal yang buruk. Tapi cara ini dilakukan oleh banyak orang, banyak tim, dan mereka mampu mencapai kesuksesan, dan mencatatkan diri mereka dilembaran sejarah.

Continue reading “Menciptakan Musuh Bersama. Cara Termudah Untuk Membangun Kebersamaan.”

Main Cantik

Main Cantik

Cantik selalu disandingkan dengan keindahan. Cantik menjadi sesuatu yang terkadang melenakan kepada siapa saja yang memandangnya. Kamus Besar Bahasa Indonesia memberikan makna kata cantik dengan definisi elok, molek, indah dalam bentuk dan buatannya, sangat rupawan, atau antara bentuk, rupa dan lainnya tampak selera. Lawan katanya adalah jelek ataupun buruk rupa. Ketika cantik disandingkan dengan jelek, maka cantik menjadi sangat relatif sementara si jelek menjadi mutlak. Continue reading “Main Cantik”

Reformasi Birokrasi Dalam Rangka Good Governance (Review Buku karya Dr. Asmawi Rewansyah MSc

Perkembangan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia terus berlangsung, mencakup didalamnya pengelolaan sistem, struktur dan tata kelola pemerintahan. Bagaimana roda pemerintahan dijalankan dengan struktur berikut dengan mekanismenya tentu saja mencakup birokrasi yang dijalankan.

Continue reading “Reformasi Birokrasi Dalam Rangka Good Governance (Review Buku karya Dr. Asmawi Rewansyah MSc”