Amy Abadi, Menyebarkan Kebaikan Lewat Sosial Media

Amy Abadi

Sosial media merupakan media yang sangat ampuh. Banyak yang menggunakannya untuk hal yang positif, namun tak jarang menggunakannya dengan cara yang salah demi mendapatkan popularitas semata. Ditengah populernya konten-konten kontroversial yang meresahkan masyarakat, terutama di Youtube, sahabat saya Amy Abadi memilih memanfaatkan sosial media untuk menyebarkan kebaikan melalui channel youtubenya.

Continue reading “Amy Abadi, Menyebarkan Kebaikan Lewat Sosial Media”

Life In A Day 2020 : Sesekali Buat Content Youtube Dalam Bahasa Inggris

Pada hari Sabtu, 25 Juli 2020 saya memutuskan untuk turut berpartisipasi dalam project Youtube Life In A Day, sebuah proyek Crouwdsourcing video making yang digagas oleh Youtube, yang bertujuan untuk mendokumentasikan kehidupan umat manusia di muka bumi pada tanggal 25 Juli 2020. Project tersebut di sutradarai oleh Kevin McDonald dan di produseri oleh Ridley Scott. Life In A Day mengisahkan mengenai dokumentasi kehidupan setiap peserta dan jawaban dari 4 pertanyaan yang diajukan oleh Youtube. Ke empat pertanyaan tersebut adalah apa yang kamu cintai, apa yang kamu takuti, perubahan apa yang ingin kamu lakukan di dunia ini dan apa yang kamu bawa pada tanggal 25 Juli 2020 di kantong kamu.

Continue reading “Life In A Day 2020 : Sesekali Buat Content Youtube Dalam Bahasa Inggris”

7 Tips Aman Dine In (Makan di Tempat) Tempat Makan Bebas Khawatir Covid-19

Pengalaman kuliner sebelum dan sesudah adanya pandemi Covid-19 pastinya terasa sangat jauh berbeda. Jika sebelumnya kita bisa menikmati kuliner bersama keluarga ataupun sahabat tanpa adanya berbagai batasan, sekarang kita merasakan pengalaman kuliner yang jauh berbeda dengan berbagai adanya protokol kesehatan yang kesemuanya demi menjaga kita terlindung dari Covid-19. Apa saja tips makan di restoran atau tempat makan tanpa harus khawatir terkena Covid-19?

Continue reading “7 Tips Aman Dine In (Makan di Tempat) Tempat Makan Bebas Khawatir Covid-19”

Buanglah Sampah Sembarangan dan 10 Tahun Kemudian Anda akan Mati Tertimbun Sampah Itu – Sebuah Cerita Tentang Masmimar Mangiang

Buanglah sampah

Kalimat yang menjadi judul dari tulisan ini adalah kalimat yang barangkali menjadi salah satu kalimat penting yang pernah saya dengarkan selama saya hidup. Bagi anda, kalimat tersebut mungkin tidak ada maknanya sama sekali. Tapi untuk saya, kalimat tersebut terasa begitu personalnya. Saya lupa persis kapan tepatnya saya mendengar kata itu. Yang pasti, kalimat tersebut dilontarkan oleh Masmimar Mangiang, salah seorang yang saya pandang berjasa bagi hidup saya dengan segala ilmu yang ia berikan kepada saya.

Lebih lengkapnya, untaian kalimat yang ia sampaikan kepada saya adalah :

“Tulislah buanglah sampah pada tempatnya” dan tidak akan ada orang yang menggubrisnya. Tapi tulislah “Buanglah Sampah Sembarangan dan 10 Tahun Kemudian Anda akan Mati Tertimbun Sampah itu” barangkali baru akan ada orang yang memperhatikan.

Kalimat tersebut benar-benar merubah cara pandang saya terhadap sebuah penulisan, dan tentang bagaimana cara dan gaya penulisan. Menurut Bang Mimar, dalam menulis selain memperhatikan teknik penulisan yang benar, sebuah penulisan harus memiliki rasa dalam bahasa. Sebuah tulisan yang baik tidak boleh terasa hambar dan kering. Sejak saat itu, saya selalu memasukkan rasa dalam setiap tulisan saya.

Bicara soal rasa dalam penulisan, barangkali memang tidak ada panduannya. Rasa dalam menulis bisa jadi bersumber dari pengalaman dan wawasan atau bahkan bisa didapatkan dari kemampuan teknis seorang penulis dalam memadupadankan pilihan kata. Bisa jadi rasa penulisan memang tergambarkan dari jam terbang seorang penulis.

10 tahun lebih dari Bang Mimar menyampaikan kalimat itu kepada saya, kalimat itu masih berbekas dan terngiang. Sudah lebih dari 10 tahun saya lulus dari FISIP UI, tempat saya bertemu pertama kali dengan Bang Mimar. Dari dirinya, saya belajar banyak mengenai penulisan. Meskipun saya sudah bekerja bersama dengan puluhan penulis dan membuat ratusan lebih tulisan untuk kebutuhan pekerjaan saya, tapi dasar-dasar penulisan yang ia berikan rasa-rasanya tidak akan pernah usang ditelan masa.

Selepas lulus dari FISIP UI, dalam beberapa kesempatan saya seringkali menyapa Bang Mimar melalui akun facebooknya. Saya juga masih terkadang masih suka membaca postingan-postingannya di sosial media yang mengkritik teknik penulisan di media. Saya juga sering berbagi hasil tulisan saya dan meminta tanggapan dari dirinya.

Ia adalah sosok yang begitu kaya akan pengetahuan tentang penulisan dan jurnalisme. Diluar itu, ia adalah sosok yang begitu hangat, dan begitu jenaka. Sosok yang begitu dirindukan, bukan cuma karena kontribusinya yang luar biasa terhadap kepenulisan tapi juga karena kepribadiannya.  Selamat jalan Bang Mimar.

— 000 —

Desa Penglipuran Bali, Desa Terbersih Di Dunia Yang Anti Poligami

Dalam liburan keluarga saya ke Bali, saya menyempatkan diri mengunjungi Desa Penglipuran yang terletak di Kabupaten Bangli, Bali. Desa ini memang menjadi salah satu tempat yang diwanti-wanti oleh istri saya harus dikunjungi saat liburan ke Bali. Desa Penglipuran terletak di kabupaten Badung, Bali. Desa tersebut terkenal dengan pemandangan rumah khas Balinya. Yang teristimewa adalah Desa tersebut merupakan salah satu desa terbersih di dunia! Sebagai informasi lainnya, Kabupaten Badung ditahun 2019 ini kembali menerima penghargaan Adipura dari Pemerintah untuk kali keempat berturut-turut!

Continue reading “Desa Penglipuran Bali, Desa Terbersih Di Dunia Yang Anti Poligami”

Merubah Image Santri Dengan Lagu Dzikir Zakat

Saya begitu takjub dengan kreativitas yang ditunjukkan oleh para santri dari Pesantren Gontor (Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo) yang mampu membuat sebuah video klip lagu Dzikir Zakat. Lagu tersebut merupakan lagu cover dari lagu Ziggy Zagga yang diciptakan oleh Gen Halilintar.  Hingga tulisan ini diposting, lagu Dzikir Zakat yang dipublikasikan pada 2 April 2019 lalu telah disaksikan sebanyak 23,94 juta kali di Youtube Channel Gontor TV Magelang, hanya kalah oleh lagu aslinya Ziggy Zagga yang sudah disaksikan 102 juta kali di Youtube Channel Gen Halilintar.

 

Lagu yang berdurasi sekitar 3 menit 54 detik tersebut nampak dikonsep dan dieksekusi dengan baik oleh Malik Ibrahim dan kawan-kawan. Malik Ibrahim berperan sebagai produser sekaligus sebagai sutradara dan juga pencipta lagu. Berbeda dengan lagu Ziggy Zagga aslinya yang menceritakan mengenai kehidupan dari Keluarga Halilintar, lagu Dzikir Zakat lebih kepada ajakan untuk melakukan kebaikan dengan menjalankan ibadah dzikir dan zakat (serta sholat dan puasa).

Salah satu penggalan lirik yang sangat saya suka dalam video klip lagu Dzikir Zakat tersebut adalah

Coba cek tujuan yang ada dalam hidupmu

Sudahkah benar semua

Kalo nggak merasa coba cek amal dan ibadahmu

Penggalan lirik tersebut benar-benar membuat saya mengena dan saya merasa terajak untuk memperbaiki kualitas hidup saya khususnya dalam sisi ibadah. Lirik yang disampaikan dalam lagu ini pun terasa begitu sederhana dan begitu mudah untuk dipahami.

Lagu (berikut dengan video klip dan pemostingannya di Youtube) ini dalam pandangan profesional saya merupakan salah satu bentuk kreativitas dalam menyampaikan pesan kebaikan. Metode ini merupakan metode dakwah  atau penyiaran kebaikan yang berbeda dengan dakwah secara konvensional (tatap muka dalam bentuk penyajian satu arah seperti ceramah). Dengan menggunakan lagu dan juga video klip, pesan-pesan yang ingin disampaikan menjadi lebih mudah dicerna dan diterima oleh kalangan muda atau millenial masa kini. Pemilihan pemostingan media Youtube sebagai pendistribusian video klip tersebut juga tepat. Dijaman digital seperti saat ini penyebaran sebuah konten begitu mudah, cukup dengan menyebarkan pranala (link) kepada seseorang melalui aplikasi seperti instant messenger.

Selain itu, langkah Gontor yang membuat cover juga dapat dikatakan tepat. Dengan mengcover lagu Ziggy Zagga yang dibawakan oleh Gen Halilintar, melodi lagu Dzikir Zakat tidak perlu susah payah untuk mendapatkan perhatian yang diperlukan oleh sebuah content. Gontor tidak perlu repot-repot membuat aransemen lagu baru yang belum diketahui diterima atau tidak oleh netizen, khususnya millenial. Disini Malik Ibrahim dan kawan-kawan sangat cerdas menerapkan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Bahkan konsep video klipnya pun dibuat mengikuti konsep video klip Ziggy Zagganya Gen Halilintar.

Satu hal lagi yang menakjubkan bagi saya, adalah kesungguhan dan keseriusan Malik Ibrahim dalam mengeksekusi video klip tersebut secara teknis. Benar-benar bak dibuat oleh seorang yang profesional. Artinya Malik Ibrahim dan Gontor secara keseluruhan benar-benar niat dalam memproduksi sebuah konten. Hasil jumlah view sebanyak 23 juta kali adalah kombinasi dari metode ATM, popularitas lagu asli dan juga keseriusan dalam membuat video. Jika saja video ini digarap asal-asalan, saya yakin belum tentu hasilnya akan sama.

Yang paling penting adalah video ini seharusnya mampu merubah persepsi bahwa pesantren itu kolot, dan tidak mau terbuka terhadap perubahan zaman. Gontor melalui Gontor TV telah memberikan contoh yang sangat positif melalui video klip Dzikir Zakat ini.

Dalam komentar resminya Gontor TV menyebutkan  :

Terima kasih untuk semua dukungan bagi video ini. Untuk peningkatan kualitas kami, channel ini sedang bertransformasi secara bertahap menjadi “gontortv milenial”. Mohon doanya agar kami dapat istiqomah dalam menyampaikan pesan dakwah dan pendidikan dengan ikhlas.

-Gontor TV-

 

Pernyataan resmi Gontor TV tersebut menyakinkan saya bahwa Gontor menyadari bahwa masa kini yang mereka hadapi adalah millenial, karenanya mereka pun harus menyesuaikan diri dengan millenial. Salut untuk Malik Ibrahim dan kawan-kawan serta Gontor.

Liburan : Direncanakan Atau Spontanitas?

Liburan

Mengambil waktu sejenak untuk liburan, baik sendiri ataupun bersama keluarga tentu sangat menyenangkan untuk dilakukan. Namun tentu saja, liburan dalam jangka waktu yang cukup lama (lebih dari 2 hari) membutuhkan biaya dan persiapan-siapan. Ada yang menganggap proses liburan sebagai proses yang spontan, ada yang juga mempersiapkan dengan sangat detail dan seksama. Anda pilih yang mana?

Continue reading “Liburan : Direncanakan Atau Spontanitas?”

Untuk Mereka Yang Tak Merayakan Idul Fitri Bersama Keluarga Karena Tanggung Jawab Pekerjaan

Buntut dari sebuah bom di Solo tidak hanya berdampak pada mereka yang berada disekitar kejadian, tetapi juga kepada keluarga besar saya. Kakak ipar saya yang berprofesi sebagai tentara dan saat ini sedang bertugas diluar kota, mendadak diperintahkan untuk standby sampai keadaan dianggap aman. Alhasil keluarga besar kami menjadi tidak komplit dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1437 H. Ibu mertua saya tidak bisa menemui anaknya, dan kakak ipar saya tersebut tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama istri dan anak-anaknya.

Continue reading “Untuk Mereka Yang Tak Merayakan Idul Fitri Bersama Keluarga Karena Tanggung Jawab Pekerjaan”

Tentang Bersyukur dan Berbagi : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H.

Idul Fitri 1437

Sudah lama saya tidak puasa penuh 30 hari tanpa batal. Sebagai seorang pria muslim dewasa, harus saya akui saya agak malu untuk mengakuinya. Selama ini, selalu saja ada alasan untuk membatalkan puasa. Stress karena pekerjaan, marah-marah dan akhirnya merasa daripada sia-sia hanya menahan lapar dan haus, ya sudah dibatalkan saja. Tidak ada kebanggaan dalam menuliskan ini.

Continue reading “Tentang Bersyukur dan Berbagi : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H.”

Identitas Super Hero. Dirahasiakan Atau Dikendalikan?

Captain America Ironman

Yang menjadi salah satu dari titik utama penyebab Captain America dan Iron Man adalah mengenai identitas dari super hero. Setelah sejumlah kejadian yang terjadi di Marvel Cinematic Universe, Pemerintah menekankan pada pentingnya mengendalikan super hero. Salah satu caranya adalah dengan memiliki identitas dari masing-masing super hero. Langkah pemerintah ini mendapatkan tentangan dari Captain America, namun mendapatkan dukungan dari IronMan. Lantas, mana yang lebih tepat dalam menanggapi rencana pemerintah mengelola identitas semua superhero? Dirahasiakan atau dikendalikan?

Continue reading “Identitas Super Hero. Dirahasiakan Atau Dikendalikan?”

Jika Kartini Masih Hidup Hari Ini

Selamat Hari Kartini

Jika Kartini masih hidup di hari ini, menurut anda, apakah ia akan tersenyum bahagia? Akankah ia puas dengan kemajuan yang dilihat oleh kaum wanita pada hari ini? Ataukah ia akan miris dan sedih dengan keadaan yang ada?

Continue reading “Jika Kartini Masih Hidup Hari Ini”

Bukan Hanya Sekedar Nilai

Students Graduating

Motivasi orang untuk mengambil pendidikan magister atau gelar S2 dari masing-masing orang tentu berbeda-beda. Ada yang sebagai prasyarat untuk naik jabatan di perusahaan tempatnya bekerja. Ada yang untuk mencari peluang yang lebih baik ditempat lain nantinya. Bahkan ada yang “sekedar” untuk menambah wawasan ataupun untuk memperluas networking. Tujuan apa yang lebih baik?

Continue reading “Bukan Hanya Sekedar Nilai”

Mengenali Potensi Diri Ala Mowgli

Diangkat dari novel Rudyard Kipling, film Jungle Book yang baru saja tayang di Indonesia benar-benar menyuguhkan cerita inspiratif yang sarat dengan pesan yang positif. Salah satunya adalah mengenali potensi diri untuk memaksimalkan prestasi.

Jungle Book mengisahkan tentang Mowgli, seorang anak kecil yang dipelihara oleh sekumpulan serigala ditengah hutan rimba. Hutan tersebut dikuasai oleh seekor harimau bernama Shere Khan, penguasa lalim yang menginginkan Mowgli mati. Sekumpulan serigala itu sudah menganggap Mowgli sebagai anak sendiri dan melindungi Mowgli dari Shere Khan. Ketika akhirnya Mowgli sudah dewasa, sesuai perjanjian kawanan serigala harus menyerahkan Mowgli kepada Shere Khan.

Tapi pada akhirnya kawanan serigala tidak menyerahkan Mowgli kepada Shere Khan. Mowgli yang sukarela pergi dari kawanan tersebut kemudian didampingi oleh Bagheera, panther hitam yang bijaksana dan tangguh. Dalam perjalanan menuju kampung manusia, Mowgli dan Bagheera terpisah satu sama lain.

Mowgli kemudian bertemu dengan Baloo, beruang madu. Baloo dengan cerdasnya memanfaatkan keahlian Mowgli untuk bisa mencarikan ia madu. Dengan segala daya akalnya, Mowgli akhirnya berhasil memenuhi keinginan Baloo. Bagheera akhirnya berhasil menemukan Mowgli dan bertekad untuk melanjutkan misi mengantarkan Mowgli ke kampung manusia.

Ditengah perjalanan tersebut, karena sebuah alasan, Mowgli kembali ke kawanan serigala dan memutuskan untuk melawan Shere Khan. Ketika ingin melawab Shere Khan, Mowgli mendapatkan nasihat dari Bagheera untuk tidak melawannya sebagai serigala tetapi sebagai manusia. Berhasilkah Mowgli mengalahkan Shere Khan?

Ketika membicarakan potensi diri, sadarilah bahwa sejatinya yang paling mengetahui kemampuan diri kita adalah ya diri kita sendiri. Mowgli adalah seorang manusia. Apakah mungkin Mowgli akan bisa mencapai potensi terbaiknya sebagai serigala?

Tentang Keluarga Eksekutif Muda 13 PPM Manajemen

Ketika awal saya kuliah di PPM Manajemen untuk mengambil gelar Magister Manajemen, terbayang dalam benak saya, adalah suasana kuliah yang membosankan dan menjemukan. Bayangan saya adalah orang-orang yang fokusnya hanya belajar saja untuk mengambil gelar. Seiring setengah perjalanan saya di PPM Manajemen, bayangan awal saya terbukti salah besar. Saya tidak menemukan sekumpulan teman, tetapi sekumpulan saudara dan saudari. Saya tidak merasa berada disebuah angkatan dari program Magister, tetapi saya menemukan sebuah keluarga yang penuh dengan kehangatan dan kebersamaan.

Continue reading “Tentang Keluarga Eksekutif Muda 13 PPM Manajemen”

Belajar Dari Perbedaan Perspektif Batman V Superman

image

Batman dan Superman adalah kedua tokoh superhero yang memiliki tujuan yang sama, untuk membela kebenaran dan keadilan. Tetapi karena adanya perbedaan sudut pandang dalam melihat satu sama lain, keduanya terlibat dalam sebuah pertarungan sudut pandang. Superman tidak melihat Batman sebagai superhero, tetapi sebagai vigilante atau seseorang yang main hakim sendiri. Sementara Batman melihat Superman sebagai ancaman bagi umat manusia.

Continue reading “Belajar Dari Perbedaan Perspektif Batman V Superman”