Memandang Kenaikan Harga Transaksi ATM BCA Dari Berbagai Perspektif

Bank BCA

Seperti diketahui, Bank BCA berencana untuk mengenakan biaya tambahan kepada nasabahnya untuk setiap transaksi melalui mesin ATM seperti untuk melakukan pengecekan saldo dan penarikan uang tunai. Rencana ini kontan mendapatkan tanggapan yang negatif dari sejumlah nasabah. Langkah Otoritas Jasa Keuangan yang melakukan komunikasi dengan Bank BCA sudah tepat. Namun biar bagaimanapun meningkatkan biaya tambahan adalah hak dari setiap bank. Bagaimana kemudian memandangnya dalam berbagai perspektif seperti perspektif strategi bisnis, prilaku konsumen, demand and supply, persaingan,  dan hukum.

Continue reading “Memandang Kenaikan Harga Transaksi ATM BCA Dari Berbagai Perspektif”

Penyaluran Kredit Dalam Perspektif Benturan Kepentingan Vs Manajemen Risiko

loan-application

Pengalaman pahit yang pernah terjadi di industri perbankan ketika krisis moneter terjadi tahun 1997-1998 menjadi pengalaman berharga bagi para bankir. Penerapan tata kelola perusahaan termasuk didalamnya penanganan benturan kepentingan dan manajemen risiko semakin diperkuat untuk memastikan industri perbankan tumbuh secara baik, dan sehat.

Continue reading “Penyaluran Kredit Dalam Perspektif Benturan Kepentingan Vs Manajemen Risiko”

Transparansi Produk Bank Dalam Perspektif Caveat Emptor VS Advertising

Caveat Emptor

Sengketa nasabah dengan bank seringkali terjadi akibat ketidakpahaman nasabah terhadap produk dan layanan bank ataupun karena adanya perbedaan persepsi antara nasabah dengan bank. Padahal bank adalah salah satu lembaga yang dikenal paling rigid peraturannya (highly regulated industries). Salah satu peraturan yang diterapkan kepada industri perbankan oleh regulator yakni Bank Indonesia adalah keharusan bank untuk menerapkan keterbukaan informasi produk dan layanan bank kepada nasabah dan juga calon nasabah.

Continue reading “Transparansi Produk Bank Dalam Perspektif Caveat Emptor VS Advertising”

Memandang Kerjasama Bank BNI dengan Twitter Dalam Konteks Komunikasi Massa

Ask BNI

Beberapa waktu lalu Bank BNI mengumumkan kerjasama dengan Twitter melalui tagar #AskBNI. Adanya Fitur dengan hashtag #AskBNI ini tersedia di media sosial twitter yang memungkinkan netizen dan nasabah mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya tentang layanan BNI 46 melalui Direct Message di Twitter. Dalam konteks komunikasi, khususnya Corporate Communication dan marketing communication kerjasama ini dalam pandangan profesional saya, merupakan strategi komunikasi yang cerdas yang dilakukan oleh Bank BNI.

Continue reading “Memandang Kerjasama Bank BNI dengan Twitter Dalam Konteks Komunikasi Massa”

Metode-Metode Dalam Analisa Kredit

Analisa Kredit

Peran perbankan sangat strategis dalam mendukung perkembangan dunia usaha. Peran tersebut diwujudkan dalam penyaluran kredit. Dalam prakteknya, penyaluran kredit harus dilakukan dengan secara seksama dan hati-hati. Sejumlah faktor dapat menyebabkan kredit yang disalurkan menjadi gagal bayar atau macet (kredit bermasalah) diantaranya faktor ekonomi, namun tak jarang ada juga “pihak-pihak nakal” yang turut bermain. Karena itu, analisa terhadap sebuah proposal kredit harus dilaksanakan secara menyeluruh. Apa saja metode-metode dalam melakukan analisa kredit?

Continue reading “Metode-Metode Dalam Analisa Kredit”

Informasi Yang Wajib Disampaikan Dalam Website Bank

Website 2

Secara umum, website merupakan media informasi yang secara umum dipergunakan untuk melakukan aktivitas promosi perusahaan dan produk dengan tujuan untuk meningkatkan corporate image dan brand image. Perkembangan terkini, seiring dengan masyarakat yang semakin menuntut keterbukaan atau transparansi yang dilakukan oleh perusahaan, dan juga didorong oleh peraturan regulator berbagai industri untuk melindungi, tidak hanya investor, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan.

Continue reading “Informasi Yang Wajib Disampaikan Dalam Website Bank”

Self Assessment GCG untuk Industri Perbankan

基本 RGB

Sejumlah pengalaman buruk yang dialami industri perbankan pada krisis moneter tahun 1997-1998 mengajarkan mengenai pentingnya penerapan tata kelola perusahaan. Banyaknya fraud akibat praktik pengelolaan yang tidak mengedepankan azas kehati-hatian, dan juga banyaknya benturan kepentingan mengakibatkan bank tidak dikelola secara independen dan profesional.

Continue reading “Self Assessment GCG untuk Industri Perbankan”