Ketika Aku Paling Benar

dont-waste-your-time-with-explanations-people-only-hear-what-they-want-to-hear9

Membaca lini masa di sosial media saat ini, terasa begitu “menyenangkan” dengan berbagai adu opini, adu sharing link yang tentunya mendukung opini dari masing-masing pihak. Masing-masing seolah lupa bahwa lawan debat yang dihadapi adalah saudara sebangsa dan setanah airnya juga. Sama-sama Warga Negara Indonesia. Yang lebih parah, adalah bahwa masyarakat Indonesia tidak kunjung belajar dari peristiwa-peristiwa silam.

Continue reading “Ketika Aku Paling Benar”

Advertisements

Perspektif Blog Award 2016 – Top 10 Artikel 2016

Untuk kali kedua, blog Perspektif  memberikan penghargaan “Perspektif Blog Award” sebagai apresiasi saya terhadap artikel-artikel yang menurut saya menarik, unik dan tentu saja memiliki gaya menulis yang sudah sangat khas. Beberapa diantara penerima award tahun ini adalah penerima award tahun kemarin seperti OgieUrvil, Michael Bliss, dan juga Nuel Andreas. Saya menyukai gaya tulisan mereka bertiga.

Continue reading “Perspektif Blog Award 2016 – Top 10 Artikel 2016”

Dora Natalia Singarimbun dan Sosial Media Sebagai Kontrol Sosial

dora-terekam-video-amatir-menyerang-petugas-polisi_20161213_203020

Beberapa hari yang lalu kita dihebohkan dengan video mengenai Ibu Dora Natalia Singarimbun yang viral di berbagai media sosial dan berbagai platform layanan messenger. Tak luput juga opini masyarakat yang tumpah ruah di berbagai forum blogger. Video yang viral dengan menampilkan ibu Dora Natalia menyerang secara fisik seorang petugas polisi. Reaksi netizen kebanyakan seragam, yakni mengkritisi, menyayangkan dan menghujat yang telah dilakukan oleh Ibu Dora Natalia Singarimbun.

Continue reading “Dora Natalia Singarimbun dan Sosial Media Sebagai Kontrol Sosial”

Melawan Framing Media Barat Terhadap Islam Dengan Citizen Journalism

aksi-super-damai-212-640x330

Sudah terlalu gerah kita melihat bagaimana media barat terus mempersepsikan Islam sebagai agama yang mengajarkan kekerasan. Tulisan Herri Cahyadi yang dimuat di Republika Online yang berjudul Framing Media Barat Terhadap Aksi Damai 212, karenanya sangat menarik untuk disimak. Yang paling mengesalkan adalah bahwa Islam yang terus disorot adalah kekerasannya terus.

Continue reading “Melawan Framing Media Barat Terhadap Islam Dengan Citizen Journalism”

Memandang #AksiSuperDamai #212 Dari Berbagai Perspektif

212

Pada hari Jumat tanggal 2 Desember 2016 bersama-sama kita telah menyaksikan sebuah peristiwa yang sangat menakjubkan. Lebih dari 7 juta orang berkumpul bersama untuk berdoa dan shalat Jumat. Aksi yang populer dengan sebutan #212 tersebut benar-benar membuat kita terkesima. Sesuai dengan namanya, #AksiSuperDamai #212 benar-benar berjalan dengan damai, tertib dan aman. Menariknya #AksiSuperDamai #212 bukan hanya bisa dilihat dari perspektif keagamaan semata. Bagaimana #AksiSuperDamai #212 dari berbagai perspektif?

Continue reading “Memandang #AksiSuperDamai #212 Dari Berbagai Perspektif”

Truk LPG Pertamina Terguling : Antara Rakyat Jelata & Korporasi Besar Yang Cuma Bisa Minta Maaf

Saya mengalami salah satu akhir pekan paling menyenangkan sepanjang sejarah hidup saya berkat Pertamina. Sabtu dan Minggu, 3 & 4 September 2016 saya bersama keluarga saya menghabiskan berjam-jam di jalan tol Jagorawi berkat tergulingnya truk LPG. Tidak cuma sekali, tetapi dua kali. Ketika berangkat dan pulang. Continue reading “Truk LPG Pertamina Terguling : Antara Rakyat Jelata & Korporasi Besar Yang Cuma Bisa Minta Maaf”

Awkarin. Pemasaran Dengan Cara Menjual Kontroversi

Awkarin

Hebohnya masyarakat dan juga netizen dalam menanggapi kemunculannya Awkarin sedikit banyak ikut meresahkan saya juga. Permasalahannya ada 2, Awkarin (yang nama aslinya adalah Karin Novilda), memiliki banyak penggemar yang kebanyakan pelajar SMP dan SMA, dan yang lebih permasalah, content yang ia unggah ke berbagai platform sosial media sangatlah tidak sesuai dengan norma masyarakat. Singkat kata, ia menjadi kontroversi.

Continue reading “Awkarin. Pemasaran Dengan Cara Menjual Kontroversi”