Pak Anies Baswedan Apa Kabarnya Ya?


Anies Baswedan

Tiba-tiba saja saya merindukan Anies Baswedan setelah adanya wacana Muhadjir Effendy yang akan menerapkan kebijakan sistem full day school, atau sekolah sehari penuh yang berlaku untuk siswa SD sampai dengan SMA. Sejumlah alasan dikemukakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan tentunya netizen langsung bereaksi. Bagaimana kemudian memandang sekolah sehari penuh dalam berbagai perspektif?

Alasan dari menteri pendidikan dan kebudayaan menerapkan kebijakan sekolah sehari penuh adalah karena untuk membenahi karakter generasi muda yang ia anggap masih banyak bermental lembek dan tidak tahan banting. Kebijakan sekolah sehari penuh juga diharapkan dapat membendung pengaruh buruk dari luar. Ia mencontohkan sebagaimana dilansir oleh Republika “kursus-kursus dan kajian agama bisa dilakukan di sekolah, anak lebih terpantau daripada ikut pengajian di luar nanti malah dapat ustadz dari kelompok ekstrem” ujar Muhadjir.

Saya paham ide dasarnya pak menteri yang baru. Kurung anak kita disekolah selama satu hari penuh supaya anak-anak kita tidak diajak ikut aliran sesat. Itu ide yang bagus dan positif sebenarnya. Anak-anak kita bisa terhindari dari tawuran, pembullyan melalui geng-geng sekolah seusai jam belajar. Selain itu, menteri pendidikan dan kebudayaan juga memahami bahwa tidak akan ada anak sekolah yang tahan berlama-lama di sekolah. Jadi dalam bayangan saya, mungkin komposisinya tidak akan full didalam ruangan sekolah, dan ada juga aktivitas outdoornya.

Usul saya, jika usulan ini jadi dilaksanakan, mungkin ada baiknya jika sekolah-sekolah yang ada meningkatkan kualitas infrastrukturnya terlebih dahulu dengan mengupayakan sebaik-baiknya supaya sekolah menjadi tempat yang nyaman. Kemudian, waktu istirahat anak harus diperpanjang supaya tidak jenuh, dan jika memungkinkan disediakan tempat tidur supaya anak bisa tidur siang. Oh satu lagi, jika seandainya anak sekolah pulang diatas jam 5, mungkinkah sekolah memberikannya semacam uang lembur?

Tapi pikiran saya tertuju kepada putri saya, Khansa Tiara Althea yang baru saja memasuki tk bulan Juli yang lalu. Ia sekolah dari pukul 08.30 dan pulang pukul 12.00. Jika ia mengikuti ekstrakurikuler mengaji, maka ia akan pulang pukul 13.00. Selepas itu, ia dijemput istri saya, tiba dirumah dan makan siang. Setelah itu ia langsung tertidur karena lelah. Setahun atau dua tahun mendatang, saya membayangkan ia baru pulang sore hari. Kapan ia akan istirahatnya? Istirahat yang paling baik adalah dirumahnya sendiri, di kamarnya sendiri. Saya sendiri cukup bersyukur selama menjalani pendidikan formal di SD, SMP dan SMA tidak harus sampai sekolah satu hari penuh. Mungkin saya akan stress luar biasa.

Banyak dampak-dampak negatif yang perlu dipetakan terlebih dahulu sebelum kebijakan itu benar-benar dilaksanakan. Pertama, tidak semua pasangan orang tua dua-duanya bekerja. Banyak juga pasangan suami istri dimana istri menjadi ibu rumah tangga. Artinya menerapkan kebijakan sekolah satu hari penuh sama saja dengan mengkebiri waktu anak dengan orang tuanya. Ingat tidak semua pasangan suami istri dua-duanya bekerja. Itu baru di kota besar, belum lagi didaerah. Tidak semuanya bekerja hingga sore hari. Lagi-lagi waktu orang tua dengan anak yang akan dikorbankan. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi psikologis anak.

Belum lagi dampak lainnya yang tidak bisa dianggap remeh, seperti misalnya potensi kemacetan lalu lintas yang akan terjadi. Coba bayangkan jika semua orang yang bekerja pulang untuk menjemput anak-anaknya dengan kendaraan pribadi, jalan raya sekitar area SD, SMP dan SMA akan mengalami kemacetan.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

5 thoughts on “Pak Anies Baswedan Apa Kabarnya Ya?

  1. Yang jd ironi menurut gue cuma satu, saat negara pusing antara full day atau enggak. Di Finlandia negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia punya rencana mau menghapus matematika dr kurikulum thn 2020.
    Harusnya kita menilik sistem mereka, ga harus ngapus mtk jg. Minimal melihat spt apa sistem mereka. 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s