Pokemon Go dan Isu Pelecehan Islam


Pokemon Go 7

Selain dianggap mendatangkan ancaman yang dapat membahayakan rahasia negara dan instansi pemerintah, permainan Pokemon Go juga dituding sebagai upaya untuk melecehkan dan menghina agama Islam. Hal ini dikarenakan Pokemon Go dikait-kaitkan dengan definisi Pokemon yang berasal dari bahasa Syriac atau bahasa Suryani. Pokemon Go diartikan sebagai “Aku Yahudi”, Pikachu diartikan sebagai “Jadilah Yahudi” dan Charmander diartikan sebagai “Tuhan itu Lemah”. Benarkah seperti itu adanya?

Tulisan ini sepenuhnya bersumber dari kutipan status sahabat saya, F.E Prasetyo yang telah melakukan browsing kasar dari assyrianlanguages.org dan beberapa artikel pendukung lainnya dan mungkin bisa menjadi referensi bagi anda semua.

Pokemon merupakan tokoh karakter yang dibuat oleh Nintendo yang berasal dari Jepang. Sebagai franchise yang berasal dari Jepang, besar kemungkinan semua nama dan asal usulnya pun terpengaruhi oleh budaya Jepang. Agak sulit menemukan korelasi langsung bahwa Pokemon terpengaruhi oleh budaya Yahudi.

Pokemon sendiri merupakan singkatan dari Pocket Monster, karena monster-monster tersebut bisa dimasukkan kedalam pokeball yang bisa muat didalam saku celana anda. Jika merujuk kepada bahasa Syriac, maka kata-kata “Aku Yahudi” seharusnya bukan berarti Pokemon, tetapi Iwin Yudaiya. Sangat jauh bukan dari kata-kata “Pokemon”. “Aku” dalam bahasa syriac adalah  /’ i : win (dibaca iwin). “Yahudi” dalam bahasa Syriac sendiri adalah /iu: ‘ da: ia:/ atau dibaca yudaiya. Ini kata-kata merujuk kepada kata Yehuda. Jadi bisa anda lihat, tidak ada hubungannya dengan kata Pi, Ka, Chu, Pika, Pichu, Kachu. Juga tidak ada hubungannya dengan kata-kata Po, Ke, Mon, Poke, Pomon, atau Kemon?

Sedangkan untuk Pikachu sendiri merupakan kata yang berasal dari Jepang. Pika berasal dari kata pikapika (berkilau), dan dalam konteks ini kata Pika merefleksikan kilau percik listrik yang menyambar. Sedangkan kata Chu berasal kata chuuchuu, yang merepresentasikan suara mendecit dari seekor tikus. Jadi kata Pikachu ini sebenarnya dipergunakan untuk menggambarkan si Pikachu itu sendiri yang mana memang terinspirasi dari hewan jenis Pika, dan digambarkan memiliki kekuatan sengat listrik dan berbentuk seperti tikus. Kata-kata “Jadilah” dalam bahasa Syriac itu / ‘ bri: tha/ atau dibaca brita / britha. Jadi kata “Jadilah Yahudi dalam bahasa Syriac bukanlah Pikachu, tetapi “Britha Yudaiya”. Tidak ada hubungannya dengan kata Pi, Ka, Chu, Pika, Pichu, atau Kachu.

Charmander (ini yang benar, bukan charmender), memiliki nama asli jepangnya adalah ‘hitokage’, yang berasal dari kata hito (orang) dan ‘tokage’ (kadal).  Dialih bahasakan ke bahasa Inggris jadi Charmander, dari kata ‘Char’ (arang), ‘man’ (orang), dan ‘salamander’ (kadal) karena memang didesain dengan bentuk kadal berdiri dengan dua kaki.

Kata-kata “Tuhan” dalam bahasa Syriac itu /’ il/ atau dibaca il atau eli. Ini seperti bahasa Arab, di mana kata “Tuhan” berarti “Ilahi”. Kata-kata “Lemah” dalam bahasa Syriac itu /’ bi tab/ atau dibaca bitab. Jadi kata “Tuhan Itu Lemah” dalam bahasa Syriac seharusnya adalah bitab eli. Tidak ada hubungannya dengan kata Char, Man, Der, Charman, Charder, atau Mander.

Tulisan ini bukan ditujukan untuk membela Pokemon, namun lebih sekedar untuk meluruskan informasi yang salah mengenai Pokemon. Ada baiknya sebelum anda memposting terlebih dahulu memverifikasi berita-berita yang ada.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s