Tentang Bersyukur dan Berbagi : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H.


Idul Fitri 1437

Sudah lama saya tidak puasa penuh 30 hari tanpa batal. Sebagai seorang pria muslim dewasa, harus saya akui saya agak malu untuk mengakuinya. Selama ini, selalu saja ada alasan untuk membatalkan puasa. Stress karena pekerjaan, marah-marah dan akhirnya merasa daripada sia-sia hanya menahan lapar dan haus, ya sudah dibatalkan saja. Tidak ada kebanggaan dalam menuliskan ini.

Tapi kemudian saya menyadari, bahwa makna puasa di bulan Ramadhan bukanlah sebuah momen mengejar kesempurnaan, bukanlah berubah menjadi menjadi lebih alim. Tapi Ramadhan adalah sebuah proses pembelajaran untuk menjadi lebih baik. Bukan tentang mampu untuk menahan lapar dan haus. Bukan tentang mampu menahan emosi. Tetapi belajar. Saya terkadang masih marah, tapi tidak menganggapnya sebagai suatu kesia-siaan. Karena momen ini saya manfaatkan untuk belajar menjadi lebih baik.

Saya tidak sempurna. Masih banyak kesalahan. Tapi bukankah mengakui kesalahan dan belajar dari kesalahan adalah langkah awal untuk sebuah perbaikan. Dan saya bersyukur bahwa tahun ini saya mampu memenuhi kewajiban untuk menunaikan puasa selama 30 hari, walaupun ya memang masih perlu banyak belajar untuk mengendalikan emosi.

Menahan lapar dan minum, bukan cuma tentang menahan emosi, tetapi juga tentang bersyukur dan berbagi. Sebuah kalimat yang sangat bermakna bagi saya pada bulan puasa Ramadhan ini sifatnya lebih praktikal.

Happiness Is Only Real When It Shared.

Anehnya untaian kalimat penuh makna ini saya temukan dalam sebuah video iklan dari sebuah brand. Mungkin memang sudah jalannya begitu. Entah kenapa logika dan perasaan saya memaknainya secara lebih mendalam. Selama ini saya begitu tidak sabarnya terhadap banyak ujian hidup yang dihadapkan kepada saya, dan banyak mengeluh terhadap apa yang belum saya capai dalam hidup ini. Selama ini saya begitu tidak bersyukurnya dalam apa yang telah saya miliki dalam hidup ini. Saya selalu merasa hidup ini berat dan karenanya dalam beberapa aspek kehidupan saya, saya tidak merasakan kebahagiaan.

Selama ini saya selalu merasa gelisah, atas apa yang sudah orang lain capai, dan memperbandingkannya dengan apa yang belum saya capai. Mungkin itu yang membuat saya tidak bahagia. Tapi kemudian saya sadar, bahwa kebahagiaan bukanlah yang saya cari selama ini. Karena kebahagiaan adalah hal yang sangat absurd. Persis seperti Christopher McCandless katakan dalam Into The Wild, kebahagiaan itu nyata, jika kita mau berbagi.

Dan bukankah Idul Fitri adalah momen yang paling membahagiakan untuk seorang muslim. Bukan cuma untuk merayakan kemenangan. Tetapi berbagi kemenangan dengan sesama. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

One thought on “Tentang Bersyukur dan Berbagi : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s