Manajemen Pemasaran Dan Angka


Awalnya saya memilih jurusan manajemen pemasaran karena yakin bahwa yang namanya pemasaran akan jauh dari angka-angka dan proses hitung-hitungan yang merumitkan. Tapi semua persepsi saya luluh lantak ketika menghadapi fakta bahwa manajemen pemasaran juga ada angka-angka dan ada hitung-hitungannya. Bukan saya menghindari angka. Saya sudah tidak takut lagi sama angka. Tapi bayangan saya adalah tentang kreativitas, tentang membujuk orang agar mau membeli produk dan menggunakan jasa yang kita tawarkan, tentang value yang kita ciptakan.

Kemudian saya dihadapkan pada bagaimana cara menghitung market share, market potential, market attractiveness, demand market dan lain sebagainya. Walaupun memang tidak serumit manajemen keuangan, tetap saja hitung-hitungan. Ini menjadi gambaran dalam benak saya bagaimana dunia pemasaran itu seperti apa. Dan sejatinya memang harus seperti itu. Dalam bidang apapun akan selalu ada statistik berbentuk angka yang bisa jadi bertujuan untuk pengukuran keberhasilan sebuah program atau strategi yang dilakukan.

Saya jadi merenung dan mencermati bahwa sejatinya dunia pemasaran itu memanglah tentang angka. Segala dinamika strategi dan komunikasi yang kreatif adalah upaya untuk menggerakkan angka-angka tersebut menjadi seperti apa yang kita kehendaki. Angka-angka tersebut adalah cerminan dari apa yang sudah kita lakukan, strategi apa yang sudah kita susun. Angka-angka tersebut menggambarkan dengan sejelas-jelasnya posisi dimana kita berada. Dan angka-angka yang kita inginkan adalah gambaran dari apa yang ingin kita capai.

Lebih dari itu, angka-angka tersebut merupakan cerminan dari apa yang harus kita pertanggungjawabkan. Angka penjualan per bulan, perkuartal, pertahun. Angka retur barang dari supplier. Bahkan hingga angka penjualan dari produk pesaing, akan memberikan gambaran hasil dari apa yang sudah dilakukan. Angka tersebut merupakan parameter keberhasilan atau juga kegagalan. Dekat dengan angka, tak lain adalah target. Semua angka tersebut adalah tanggung jawab agar strategi yang disusun menjadi punya makna, bukan hanya sekedar asal-asalan supaya dibilang keren konsepnya. Angka menjadi pemicu untuk kita mencapai lebih baik. Angka menjadi pemandu agar kreativitas dalam dunia pemasaran menjadi terarah.

Sebagai seorang pemasaran, keberhasilan anda ditentukan oleh angka-angka itu, bukan oleh apa yang anda lakukan. Memang apa yang anda lakukan juga akan dinilai. Tapi apa yang dinilai pertama kali adalah angka-angka tersebut tadi.

Jadi pada dasarnya, angka-angka tersebut bukanlah sesuatu yang harus anda takuti. Malah, harus dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan apa yang anda akan lakukan, strategi apa yang akan anda susun, dan bagaimana cara melakukannya.

Dengan berdasarkan pada angka-angka statistikal tersebut, anda akan mendapatkan pijakan yang kuat. Untuk mendapatkan angka tersebut, anda harus memiliki informasi dan data yang kuat juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s