Tepatkah Zaskia Gotik Menjadi Duta Pancasila?


Zaskia Gotik

Pemunculan wacana Zaskia Gotik menjadi duta Pancasila memicu sejumlah polemik. Tak pelak, wacana ini mendapatkan tentangan dari sejumlah pihak. Mantan artis cilik Leony, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu hingga putri Presiden Republik Indonesia yang pertama, Rachmawati Soekarnoputri dengan tegas menyatakan keberatannya Zaskia Gotik menjadi Duta Pancasila. Tepatkah Zaskia Gotik menjadi Duta Pancasila?

Dari sejumlah pemberitaan di media massa, saya baru mengetahui bahwa yang mendorong Zaskia Gotik untuk menjadi Duta Pancasila adalah Partai Kebangkitan Bangsa. Alasannya adalah ingin menghukum dengan cara yang mendidik. Sementara, masih dari pemberitaan di media massa, alasan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu adalah dengan mengibaratkan Zaskia sebagai seorang pasien yang membutuhkan perawatan untuk disembuhkan. Karena ibarat itulah, Ryamizard menilai pedangdut seksi itu tak layak jadi Duta Pancasila.

Jika kita melihat dari pernyataan kedua belah pihak tersebut, ya jelas tidak akan ketemu, karena dasar yang dipergunakan adalah berbeda. Alasan Menteri Pertahanan tidak setuju dengan Zaskia Gotik sebagai Duta Pancasila adalah dengan menggunakan konsekuensi logis dari perbuatan Zaskia Gotik sebelumnya, sementara alasan PKB adalah konstruktif paska perbuatan.

Tapi marilah kita melihat statement dari kedua pihak tersebut. Jika memang Partai Kebangkitan Bangsa ingin mendidik Zaskia Gotik, maka sebenarnya cukup dilakukan dengan memberikan sosialisasi dan edukasi terlebih dahulu. Karenanya saya lebih sepaham dengan pernyataan Menteri Pertahanan yang mengatakan bahwa Zaskia Gotik memang butuh “perawatan” terlebih dahulu. Karena menjadi duta dari apapun, adalah sangat berat.

Pengalaman saya dibidang marketing dan komunikasi, mengajarkan banyak hal mengenai pentingnya pemilihan duta yang tepat untuk merepresentasikan hal yang akan diwakili. Pertama, adalah menilai kompetensi dari Duta. Artinya seorang duta harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai apa yang akan ia wakili. Dalam hal ini, Zaskia Gotik, jelas masih kurang.

Yang kedua adalah, sebagai seorang duta, seseorang harus merepresentasikan hal yang baik dari apa yang ia wakili. Artinya juga, seorang duta tidak boleh menciderai reputasi dari apa yang akan diwakili. Contoh misalnya, tidak mungkin sebuah produk, misalnya produk kesehatan akan direpresentasikan oleh mantan drug user. Dalam hal ini, lagi-lagi Zaskia Gotik tidak memenuhi persyaratan, karena dampak dari apa yang pernah Zaskia Gotik lakukan.

Betul bahwa Zaskia Gotik sudah meminta maaf. Tapi jika memang Zaskia Gotik harus “dipaksa” menjadi Duta Pancasila, maka Zaskia Gotik harus melakukan upaya pemulihan citra yang luar biasa hebatnya dan juga harus menjalani proses pembelajaran terlebih dahulu. Hal ini juga harus didukung dengan status hukum yang bersih terlebih dahulu. Jika masih tersandung kasus hukum akibat yang ia perbuatan, maka pemilihan Zaskia Gotik menjadi Duta Pancasila adalah langkah yang bisa dibilang keliru.  Lagipula, memangnya tidak ada tokoh lain yang lebih memenuhi persyaratan untuk dijadikan sebagai Duta Pancasila?

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

5 thoughts on “Tepatkah Zaskia Gotik Menjadi Duta Pancasila?

  1. Cuma di ‘Endonesah’ yang ada pemikiran seperti itu. Seperti salah kaprah terhadap banyaknya pemaknaan / arti sebuah kata. Maka tak heran jika label ‘ustadz’ atau ‘haji’ dengan mudahnya di sematkan pada setiap bapak-bapak yang menggunakan peci.

    Like

    1. Setuju. Tanggung jawab sebagai duta atau ambassador sangat tinggi. Kompetensi dari orang yang dipilih menjadi duta harus mumpuni dan kredibilitasnya juga harus baik. Duta bukan hanya sekedar kata semata.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s