Selalu Ada Harapan


Rumah-Harapan-300x210

Dalam salah satu kesempatan mata kuliah pengembangan diri, saya dan teman-teman  Magister Manajemen Eksekutif Muda Angkatan 13 PPM Manajemen mendapatkan kunjungan dari Ibu Valencia MR beserta sejumlah relawan dari Rumah Harapan. Sebuah kunjungan yang sangat berharga dan bernilai bagi saya pribadi.

Ibu Valencia adalah pendiri Rumah Harapan, sebuah rumah singgah untuk anak-anak yang membutuhkan bantuan khusus, terutama anak-anak yang (mohon maaf) divonis tidak memiliki harapan hidup lagi.

Alasan ia mendirikan Rumah Harapan dikarenakan pengalaman pribadinya yang penuh dengan ujian dan tantangan, dimana kepada kami semua, ia menceritakan kisah perjuangannya sebagai orang tua dalam merawat 3 anaknya yang ia ceritakan memiliki kebutuhan khusus. Saya sendiri yang sudah memiliki putri kecil bernama Khansa Tiara Althea tidak pernah terbayangkan bila saya mengalami kesulitan seperti apa yang dialami oleh Ibu Valencia. Perjuangan dan pengorbanannya telah menginspirasi saya.

Hebatnya lagi, ia sebagai emak-emak (begitu ia menyebut dirinya) yang sudah tidak bekerja lagi melakukannya dengan sepenuh hati. Kini waktunya saya untuk berbagi, begitu penuturannya. Berkali-kali ia ditolak oleh perusahaan-perusahaan untuk bantu mendonasikannya, ia tetap tidak menyerah. Dengan segala cobaan dan ujian yang diberikan Tuhan kepadanya, dengan segala penolakan yang ia hadapi, sungguh luar biasa menurut saya jika seseorang tetap memiliki pemikiran yang positif.

Ibu Valencia dan Rumah Harapan memanfaatkan kekuatan sosial media untuk mengajak orang berbuat kebaikan. Inilah sejatinya pemanfaatan yang sebesar-besarnya dari sosial media. Untuk menginspirasi dan menggerakkan orang banyak untuk menuju kebaikan, untuk berbuat kebaikan kepada sesama.

Rumah harapan adalah tentang mengembalikan harapan kepada mereka yang telah kehilangan harapan. Memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yang terlupakan. Memberikan keindahan kepada anak-anak sebelum mereka dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.  Seperti yang dilakukan Rumah Harapan untuk dua orang anak asuhnya ketika mendatangkan Shaher Sheikh (iya Shaher aktor Mahabaratha yang itu, yang pernah ada hubungan sama salah satu penyanyi dangdut) untuk bertemu dengan dua orang anak asuh di Rumah Harapan.

Harapan adalah salah satu kekuatan manusia untuk berubah, menjadi lebih baik tentu saja. Selalu percaya bahwa harapan itu akan selalu ada, bahkan ditempat tergelap sekalipun. Tuhan itu ada, dan Ia tidak akan pernah meninggalkan mereka yang percaya kepadaNya.

Apa yang ia ceritakan kepada kami semua di PPM Manajemen, membuat saya merasa seperti ditempeleng bolak-balik. Seorang emak-emak (sekali lagi- begitu ia biasa menyebut dirinya), bisa membawa perubahan yang bermakna untuk sebagian kecil anggota masyarakat yang terlupakan. Saya mah apa atuh?

 

Advertisements

2 thoughts on “Selalu Ada Harapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s