Review : Jingle Corporate McDonald Indonesia – Manalagi Selain di McD


Dalam merayakan 25 tahun keberadaannya di Indonesia, McDonald meluncurkan kembali jingle Manalagi Selain di McD. Sebuah jingle yang diperbaharui dari versi sebelumnya yang diluncurkan pada tahun 1999. Aspek yang diperbaharui dapat didengar dari sisi aransemen nadanya penyanyinya serta liriknya. Jika sebelumnya yang menyanyikan jingle tersebut adalah diva legendaris Reza Artamevia, maka yang menyanyikan jingle versi terbaru adalah Maliq D’Essential.

Sebelum mereview jingle terbarunya, ada baiknya jika kita melihat terlebih dahulu beberapa versi jingle “jadul” McDonald Indonesia yang diluncurkan akhir tahun 1990an dan awal tahun 200an.

Jika kita perhatikan dari sisi liriknya, maka jingle McD ini menekannya pada aspek kualitas produknya dengan menggunakan kata-kata kelezatan alami, melimpahkan kesegaran dalam beragam sayuran dan juga tetap mengedepankan aspek suasana ceria semua istimewa yang diharapkan bisa anda dapatkan jika makan di outlet McDonald Indonesia.

Pada jingle lainnya ini, aspek kebudayaan Indonesia yang begitu beragam. Pesan kunci yang barangkali ingin disampaikan adalah bahwa McDonald sebagai produk dari Amerika, tetap memperhatikan aspek budaya lokal. Hal ini memang konsisten dan selaras dengan kecermatan McDonald Indonesia menetapkan menu nasi dalam satu kesatuan produk paketnya. Jingle tersebut dan juga videonya menggambarkan bahwa apapun budaya di Indonesia tetap cocok mengkonsumsi McDonald.

Pemilihan Reza Artamevia juga dinilai tepat karena memang pada saat itu Reza Artamevia sedang populer sebagai salah satu diva di Indonesia.

Dan kini dalam merayakan 25 tahun kehadiran McDonald di Indonesia, McDonald meluncurkan jingle yang kini dinyanyikan kembali oleh Maliq D’Essential. Kali ini pesan utama yang ingin dibangun bukan lagi seputar kualitas produk ataupun aspek budaya. McDonald kini sudah semakin diterima oleh masyarakat Indonesia, dan menjadi bagian dari gaya hidup “nongkrong” anak muda.

Karenanya pesan komunikasi yang ingin dibangun sangat tepat dengan mengkomunikasikan pengalaman menyenangkan bersama McDonald dengan pemilihan kata “kisah sekaya ini”, “cerita berkesan dari masa ke masa”, “berjuta kemesraan membawa kebahagiaan” “waktu yang tak terlupakan rayakan kebersamaan” menandakan bahwa McDonald benar-benar ingin menanamkan aspek emosi untuk membangun keterikatan konsumen dengan McDonald.

Pemilihan Maliq D’Essential untuk menggantikan peran Reza Artamevia juga dinilai sangat tepat. Maliq D’Essential merupakan salah satu band populer di Indonesia. Dan segmentasi memang sangat cocok dengan anak muda. Aransemen lagu yang sedikit dirubah membawa kesegaran dalam jingle McDonald Indonesia. Mana yang lebih baik antara aransemen tahun 1999 dan 2016? Menurut saya keduanya enak untuk didengar.

Satu hal yang pasti, pesan utama yang tetap dibawa dalam jingle tahun 1999 ataupun jingle yang terbaru ini tetaplah sama. Bahwa McDonald ingin mempersepsikan suasana ceria dan semua diperlakukan secara istimewa. Kata kunci manalagi selain di McD juga merupakan sebuah kata yang kuat sekali dalam mengajak konsumen.

Kemunculan kembali jingle lama tersebut dalam rangka merayakan kehadiran McDonald di Indonesia dengan nuansa baru secara keseluruhan adalah strategi yang tepat. Kehadiran jingle dengan aransemen baru dan penyanyi baru seperti me-recall generasi tahun 1990an terhadap keberadaan McDonald dalam awareness mereka. Dan mengingat generasi muda 1990an sudah banyak yang menjadi orang tua (termasuk saya) awareness tersebut akan sangat membantu McDonald untuk menancapkan pesan kepada para orang tua itu untuk mengajak anak-anaknya makan di McD. Memangnya, manalagi selain di McD?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s