Teknologi Yang Mendukung Agama


Tasbih Digital

Siapa bilang teknologi dan agama tidak berjalan beriringan. Teknologi, memang memiliki dua mata pedang. Disatu sisi teknologi memiliki banyak dampak negatif yang menurunkan kualitas ibadah, seperti sosial media yang membuat orang lebih sibuk melihat gadgetnya masing-masing (walaupun tentu saja sosial media juga memiliki banyak manfaat yang positif). Disisi yang lain, teknologi secara nyata bisa dipergunakan untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Yang paling terlihat dalam skala massif, adalah pengembangan teknologi infrastruktur yang dipergunakan untuk memperluas masjidil haram sehingga dapat meningkatkan kapasitas jamaah yang beribadah di masjidil haram. Peran teknologi juga semakin dilirik untuk mengembangkan agama. Tenologi televisi, radio sudah lama dipergunakan untuk menyebarkan dakwah. Terlepas dari banyaknya penyimpangan sejumlah penceramah yang dianggap sebagai selebritis, hal ini menandakan bahwa teknologi sudah lama berperan untuk mendukung agama.

Tidak hanya teknologi televisi dan radio, social media termasuk diantaranya blog, mulai dipergunakan untuk menyampaikan ajaran-ajaran agama dan menyebarkan kebaikan. Bahkan lantunan ayat suci Alquran sudah banyak dibuat versi digitalnya dalam bentuk mp3. Lagi-lagi ini merupakan bukti bahwa perkembangan teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendukung agama.

Atau dalam contoh yang paling sederhana penggunaan tasbih digital dengan bentuk seperti jam tangan namun sedikit lebih kecil yang melingkar di jari telunjuk juga merupakan contoh yang sangat kreatif. Dengan menggunakan tasbih digital dapat memudahkan kita untuk berdzikir bahkan disaat kita sedang bekerja sekalipun. Ini adalah contoh yang sangat positif yang sangat sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, jika kita perhatikan, sebenarnya teknologi itu sangat besar dukungannya untuk penerapan agama. Namun tentu, diperlukan keterbukaan pemikiran yang tidak kolot. Dulu, jika pernah anda dengar, bahkan penggunaan speaker di masjid pernah dipermasalahkan. Padahal, penggunaan speaker dengan sangat jelas sangat membantu kualitas penceramah dalam menyampaikan khotbahnya. Dalam pandangan saya pribadi, selama tidak bertentangan dengan prinsip agama, dan tidak mengganggu kekhusyukan seseorang dalam menjalankan ibadah, penggunaan teknologi dapat dibenarkan.

Disatu sisi, penggunaan teknologi juga jangan sampai dimanfaatkan untuk kepentingan membelokkan ajaran suatu agama, merusak ajaran agama. Pada akhirnya semua memang kembali kepada manusia yang menggunakannya. Apakah untuk kemaslahatan, atau malah mendatangkan mudharat?

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhruroji Hasan

Advertisements

2 thoughts on “Teknologi Yang Mendukung Agama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s