Iklan Publikasi Keterbukaan Informasi Yang Harus Diumumkan Kepada Publik


Keterbukaan Informasi

Selain laporan keuangan dan laporan tahunan yang wajib disampaikan kepada publik, ada beberapa bentuk publikasi lain yang harus disampaikan kepada publik melalui media massa. Hal ini merupakan perwujudan dari kepatuhan terhadap peraturan Nomor X.K.1 mengenai keterbukaan informasi yang harus segera diumumkan kepada publik berdasarkan keputusan ketua Bapepam No. Kep-86/PM/1996 yang masih berlaku hingga kini. Apa saja yang harus diumumkan?

Sesuai yang tertulis dalam peraturan tersebut adalah informasi atau Fakta Material yang diperkirakan dapat mempengaruhi harga Efek atau keputusan investasi pemodal. Informasi yang dimaksud mencakup beberapa hal sebagai berikut :

Penggabungan usaha, pembelian saham, peleburan usaha, atau pembentukan usaha patungan. Ini artinya ketika perusahaan melakukan merger, melakukan pembelian saham atau melakukan penyertaan saham pada perusahaan lain ataupun juga melakukan buyback saham, ataupun membentuk joint venture.

Pemecahan saham atau pembagian dividen saham. Ini artinya ketika perusahaan melakukan pemecahan saham atau stock split atau memberikan dividen kepada para pemegang saham.

Pendapatan dari dividen yang luar biasa sifatnya;

Perolehan atau kehilangan kontrak penting;

Produk atau penemuan baru yang berarti. Ini artinya ketika perusahaan meluncurkan baru atau menemukan penemuan baru yang berdampak signifikan bagi perusahaan ataupun bagi masyarakat luas,

Perubahan dalam pengendalian atau perubahan penting dalam manajemen. Ini artinya ketika perusahaan mengalami perubahan komposisi atau susunan Dewan Komisaris ataupun Direksi.

Pengumuman pembelian kembali atau pembayaran Efek yang bersifat utang. Ini artinya ketika perusahaan melakukan buyback obligasi ataupun melakukan pembayaran kupon obligasi.

Penjualan tambahan efek kepada masyarakat atau secara terbatas yang material jumlahnya. Ini artinya ketika perusahaan melakukan penjualan dari tambahan efek baik kepada umum ataupun terbatas.

Pembelian, atau kerugian penjualan aktiva yang material. Ini artinya ketika perusahaan yang melakukan pembelian asset atau aktiva baru atau mengalami kerugian dari penjualan sebuah asset ataupun penurunan nilai. Pendefinisian dari material disini bergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

Perselisihan tenaga kerja yang relatif penting. Ini artinya ketika perusahaan mengalami perselisihan tenaga kerja seperti sengketa tenaga kerja dengan perusahaan lain, sengketa dengan Serikat Karyawan ataupun ketika perusahaan mengalami tuntutan dengan mantan karyawan ataupun karyawan yang masih bekerja.

Tuntutan hukum yang penting terhadap perusahaan, dan atau direktur dan komisaris perusahaan. Ini artinya ketika perusahaan dan ataupun ketika Dewan Komisaris dan Direksi mendapatkan tuntutan hukum yang penting. Definisi seberapa penting disini tetap menjadi kebijakan dari perusahaan. Biasanya jika dianggap signifikan dalam jumlah kerugian dan kemungkinan tuntutan hukum tersebut dapat menggerus modal perusahaan.

Pengajuan tawaran untuk pembelian Efek perusahaan lain. Ini artinya ketika perusahaan melakukan penawaran untuk membeli efek dari perusahaan lain seperti saham, obligasi, surat pengakuan hutang dan berbagai efek lainnya.

Penggantian Akuntan yang mengaudit perusahaan. Ini artinya ketika perusahaan melakukan penggantian Kantor Akuntan Publik dan juga Akuntan yang akan melakukan audit laporan keuangan tahunan.

Penggantian Wali Amanat. Wali amanat adalah adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat utang atau sukuk untuk melakukan penuntutan baik di dalam maupun di luar pengadilan, yang berkaitan dengan kepentingan pemegang efek bersifat utang atau sukuk tersebut tanpa surat kuasa khusus.

Perubahan tahun fiskal perusahaan. Ini artinya ketika perusahaan melakukan perubahan terhadap tahu fiskal. Yang dimaksudkan dengan tahun fiskal ataupun tahun buku adalah periode selama satu tahun yang dilaporkan dalam laporan tahunan perusahaan. Sebagian besar perusahaan menggunakan tahun fiskal berdasarkan tahun kalender. Namun, beberapa perusahaan tidak menggunakan tahun kalender untuk pembukuan mereka karena kekhususan tertentu dalam bisnis mereka.

Selain dari peraturan tersebut, ada juga sejumlah regulator yang memiliki peraturan tertentu yang mewajibkan sebuah perusahaan untuk mempublikasikan keterbukaan informasi seperti misalnya industri perbankan yang mewajibkan untuk mengumumkan Suku Bunga Dasar Kredit setiap 3 bulan sekali, dan juga publikasi pembukaan, peningkatan status dan relokasi kantor operasional.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s