Esensi Sejati Human Resource : Memanusiakan Manusia


SDM

Jika anda bertanya kepada sebagian besar CEO berbagai perusahaan, apa asset yang paling utama dari sebuah perusahaan, maka saya yakin sebagian besar akan menjawab sumber daya manusianya. Pengembangan fungsi HRD (Human Resource Development) menjadi HRC (Human Resources Capital) menggambarkan signifikansi dari manusia sebagai salah satu sumber daya perusahaan yang paling penting. Sumber Daya Manusia dipandang menjadi asset yang sangat berharga dan karenanya harus dikelola dengan baik, tentunya dalam rangka memaksimalkan kontribusi kepada perusahaan.

Kemudian berkembanglah berbagai konsep dan pendekatan dalam pengelolaan sumber daya manusia, seperti pay per performance, merit based pay dan berbagai konsep lainnya. Pada intinya, pengelolaan sumber daya manusia adalah sebuah proses yang sama dengan perencanaan aspek apapun dalam sebuah perusahaan. Dimulai dari perencanaan, strategi, controlling dan evaluasi. Pengelolaan sumber daya manusia berikut dengan strategi yang akan diterapkan tentunya harus selaras dengan arah dan tujuan serta pengembangan bisnis dari sebuah perusahaan. Namun tentu, ketika kita membicarakan manusia, akan ada banyak sekali variabel yang terkadang sulit kita prediksi, dan karenanya menjadi relatif sulit untuk dikelola, seperti variabel prilaku, budaya, latar belakang, sudut pandang pemikiran dan berbagai hal lain yang menjadikan manusia sebagai manusia.

Pengelolaan sumber daya manusia dimulai dari perencanaan dengan mengakomodir kebutuhan dari jumlah dan spesifikasi sumber daya manusia yang dibutuhkan oleh berbagai unit kerja dan tentunya pengembangan bisnis yang akan dilakukan oleh perusahaan. Baru kemudian rekrutmen dan metode apa yang akan dipergunakan, penempatan sesuai kompetensi, pelatihan dan pengembangan, penggajian, dan kompensasi manfaat setelah bekerja. Semuanya harus diatur jelas dalam berbagai pedoman yang akan diterbitkan oleh perusahaan. Dan tentunya kita semua mengetahui, bahwa not everybody will happy.

Karena itu, tantangan yang paling berat dari sumber daya manusia adalah bagaimana kesemua proses dan kebijakan tersebut bisa tetap menghasilkan kontribusi yang positif bagi perusahaan dengan tetap memanusiakan manusia. Sebenarnya prinsip memanusiakan manusia sangat sederhana. Bagaimana perusahaan bisa tetap memastikan hak asasi manusia dari seluruh karyawan tetap berlaku, bagaimana kesetaraan bisa diberlakukan dengan sebaik mungkin, bagaimana perusahaan bisa berlaku adil, dan bagaimana perusahaan dalam mengkomunikasikan ketiga hal tersebut dengan baik.

Pada prinsipnya karyawan tidak akan bermasalah jika memiliki lokasi kerja yang jauh, atau bekerja over time, ataupun memiliki workload kerja yang lebih berat daripada karyawan lain asalkan ada kompensasi yang jelas. Jadi penekanannya terletak pada adanya mekanisme jalur karir yang jelas yang mencakup promosi, mutasi dan penggajian. Mekanisme tersebut harus diterapkan secara setara dan adil, dalam arti tidak memandang unsur suku, agama, ras dan antar golongan serta tidak boleh ada unsur like and dislike yang tidak fair. Mekanisme tersebut juga harus dipastikan telah tersosialisasi dengan baik dalam arti telah dikomunikasikan dan seluruh karyawan telah memahami aturan sejelas mungkin.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s