Blog Performance Management Dengan Memanfaatkan Statistik WordPress


Blog Statistik

Setiap blogger memiliki tujuan masing-masing dalam menulis. Ada yang menulis sekedar untuk menyampaikan informasi ataupun opini. Ada yang menulis untuk menjual jasa, dan ada juga yang untuk membangun popularitas dan kredibilitas dalam rangka mendukung profesi yang dijalankan. Bagi yang membangun popularitas dan kredibilitas, jumlah pengunjung blog adalah salah satu alat untuk menilai tingkat popularitas dari sebuah blog. Selain jumlah pengunjung blog, wordpress menyediakan statistik yang dalam pandangan saya sangatlah memanjakan para penggunanya. Dengan demikian, kita dapat memanfaatkan penggunaan statistik yang disediakan oleh wordpress untuk bisa mengukur sejauhmana performa blog kita. Inilah yang saya sebut sebagai blog performance management.

Statistik paling mendasar yang dapat kita lihat dari blog kita melalui my stats yang ada di halaman depan, adalah kita dapat mengetahui berapa kali blog kita dilihat, berapa pengunjung yang berkunjung ke blog kita, berapa jumlah likes yang kita dapatkan, berapa komen yang kita dapatkan, berapa view per visitor, search terms apa yang mengarahkan pengunjung menuju blog kita. Kita dapat melihatnya berdasarkan periode harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Namun sayang sekali ketika data-data yang sangat melimpah tersebut, tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melakukan pengukuran kinerja. Dari situ kita dapat menentukan strategi apa yang harus dilakukan untuk pengembangan blog kita.

Sebagai contoh misalnya, blog perspektif ini mendapatkan view sebesar 5.013 kali pada bulan Januari, 4.815 kali pada bulan Februari dan seterusnya sebagaimana dapat anda lihat dalam gambar diatas. Jika ditotal hingga akhir bulan November, maka blog ini mendapatkan view sebanyak 93.642 kali, atau rata-rata sebanyak 8.513 kali. Artinya dalam kurun waktu 11 bulan ini, kinerja view blog saya ini hanya 4 bulan yang berada diatas rata-rata, yakni pada bulan Juni (9.040), September (9.996), Oktober (15.496), dan November (15.271). Kinerja view terburuk adalah pada bulan Februari (4.815). Dari sisi visitor, jumlah pengunjung blog perspektif selama 11 bulan adalah sebanyak 60.233 pengunjung, atau rata-rata sebanyak 5.476 pengunjung setiap bulannya.

Data-data tersebut dapat dikembangkan oleh kita sendiri dengan membagi jumlah view dan visitor dengan jumlah hari dalam bulannya (view/ day dan visitor/ day). Jumlah rata-rata view per hari dari blog ini adalah 280 kali dan jumlah rata-rata visitor per harinya mencapai 180 pengunjung setiap harinya.

Lebih lengkap lagi, saya juga melakukan pengukuran dari dampak artikel yang dipost. Dalam kurun waktu 11 bulan selama tahun 2015, saya telah mempublish sebanyak 307 post ternyata. Jika mengejar target saya rata-rata 1 artikel per hari, maka masih ngurang 58 artikel lagi. Artinya sekurang-kurangnya saya harus menulis 2 artikel per hari selama bulan Desember.

Pengukuran secara lebih mendalam yang saya lakukan terhadap kontribusi artikel terhadap jumlah view. Dari hasil pengukuran yang saya lakukan seiring dengan upaya penambahan artikel yang saya lakukan jumlah artikel yang berkontribusi mendatangkan view setiap bulannya semakin bertambah. Dari bulan Januari ada 178 artikel yang mendatangkan view, secara bertahap terus meningkat menjadi 432 artikel mendatangkan view. Jika dibandingkan dengan jumlah artikel yang eksis, maka kontribusi artikel dibagi dengan artikel yang eksis, maka tingkat efektivitas artikel akan dapat dengan mudah terlihat. Statistik yang saya olah menandakan bahwa tingkat efektivitas artikel yang ada dalam blog ini berada pada kisaran 83% sampai dengan 94%.

Yang sedikit mengkhawatirkan, adalah efektivitas dari artikel-artikel baru yang dipublish, memiliki kontribusi yang semakin menurun. Bahkan artikel baru yang saya posting pada bulan November 2015 hanya berkontribusi sebesar 1,83% terhadap jumlah view di bulan November. Tapi juga disisi lain hal ini juga menunjukkan artikel-artikel lama masih menunjukkan kontribusi yang dominan terhadap view blog ini. Jika selama ini strategi kita menekankan kita memasukkan link yang menuju artikel lama di artikel baru, maka bisa jadi dengan adanya data tersebut, kita akan mempertimbangkan untuk membalik strategi tersebut, dengan memasukkan link artikel baru ke artikel lama.

Pada intinya blog performance management dengan memanfaatkan statistik akan menyediakan data yang berharga dan memudahkan kita untuk mengukur. Selain itu adalah dengan data yang tersedia kita bisa memprediksi dan menetapkan strategi apa yang akan dipergunakan.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

2 thoughts on “Blog Performance Management Dengan Memanfaatkan Statistik WordPress

  1. Wah blognya rame sekali pak. 180 pengunjung/day. Untuk tahun depan target saya nggak muluk2 dulu yaitu 100 pengunjung/day. Sekarang udah mencapai maksimal 85 pengunjung per day.

    Kadang saya selalu dianggap tidak terlalu optimis dalam mencapai sasaran yang tinggi. Tapi ya gitu saya lebih suka sasaran itu tercapai daripada gagal.

    Like

    1. Saya malah tidak menargetkan berapa jumlah pengunjung, semua berjalan natural saja. Persis seperti apa yang selalu Shiq4 tuliskan dalam berbagai artikel, konten adalah segalanya. Saya hanya konsisten saja menulis. Tapi tentunya melakukan monitor terhadap statistik. Sebagai motivasi.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s