Apa Yang Sudah Saya Dapat Sejauh Ini di MM PPM Manajemen?


PPM Manajemen

Mengambil gelar magister bagi sebagian besar orang adalah sebuah investasi yang tentu perlu diperhitungkan dengan masak-masak. Selain membutuhkan biaya yang besar jumlahnya, tenaga dan waktu juga terkuras. Ada yang mengambil gelar magister dengan tujuan menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, ada yang ingin merubah nasib dengan tujuan untuk mendapatkan peluang yang lebih baik, dan tak sedikit yang memiliki tujuan untuk mengembangkan networking.

Dalam pandangan saya pribadi, kuliah lagi untuk mengambil gelar magister di MM Eksekutif Muda adalah investasi terbesar yang pernah saya lakukan. Sejauh ini banyak ilmu pengetahuan yang sudah saya serap dan sangat bermanfaat untuk peningkatan kompetensi saya. Tak cuma ilmu pengetahuan semata, ada beberapa hal lain yang menurut saya jauh lebih bermakna untuk pengembangan diri saya. Apa saja?

Power Mind

Awalnya sungguh aneh ketika dalam salah satu pelatihan yang diajarkan dalam PPM Manajemen ketika saya dimintakan untuk bisa mematahkan besi dengan kertas. Di lembaga pendidikan yang mengedepankan prinsip-prinsip manajemen modern, mematahkan besi dengan kertas terdengarnya seperti ilmu debus atau ilmu kebatinan. Saya pun sendiri sungguh takjub ketika saya bisa mematahkan besi dengan kertas koran yang saya gulung. Jika kita mengikuti nalar dan logika, maka dalam pemikiran kita akan timbul pertanyaan, apa mungkin apa bisa. Namun ketika saya yakin dan saya percaya, bahwa gulungan koran saya lebih kuat dari besi dihadapan saya, maka besi itu patah. manfaat nyata adalah bahwa saya menjadi lebih optimis dan terbuka. Ada keyakinan dalam diri saya untuk sanggup mengerjakan apapun dengan usaha yang maksimal.

Mind Mapping

saya mendapatkan pelatihan mind mapping yang diajarkan oleh Aries Heru Prasetyo. Secara harafiah sederhana mind mapping adalah bagaimana kita membuat sebuah pemataan dalam pemikiran kita, tentunya dalam memandang suatu permasalahan, suatu konsep atau bahkan sebuah kata. Mind mapping telah memudahkan saya untuk meringkas suatu konsep yang abstrak dan mampu membuat saya melihat konsep tersebut secara garis besar dengan helicopter view.

Model Mental

Dalam mata kuliah Seni Berpikir Sistem, saya dan rekan-rekan eksekutif muda angkatan 13 dimintakan untuk menyelenggarakan pementasan dari buku Taiko dengan mengambil penggalan salah satu bab dalam buku tersebut. Proses persiapan untuk pementasan naskah tersebut tentunya dipenuhi dengan proses diskusi dan juga adu argumen pendapat. Beruntung, kami sudah dibekali oleh para dosen kami ilmu yang sangat berharga, yakni ilmu model mental, dimana pemikiran setiap orang-orang pasti akan berbeda. Dengan memperluas model mental orang lain, diskusi menjadi lancar dan perbedaan pendapat bisa diakomodir dengan baik.

Menyelami Identitas Diri

Dalam salah satu sesi dari mata kuliah pengembangan diri, saya dan rekan-rekan eksekutif muda angkatan 13 dimintakan untuk melakukan sebuah perjalanan untuk mencari tahu siapa dari masing-masing kami. Dan itu adalah “perjalanan” yang seru! Kami juga diajak untuk menempuh perjalanan ke masa depan dimana dalam 5 tahun depan kami harus diwawancarai oleh sebuah majalah mengenai kesuksesan kami.

Jadi jika anda perhatikan, bahwa menempuh kuliah magister manajemen di PPM Manajemen tidak hanya dipenuhi dengan aktivitas belajar didalam kelas, tetapi juga penuh dengan berbagai aktivitas yang sangat menarik. Pada intinya PPM Manajemen sangat memperhatikan tidak hanya hardskill tetapi juga pengembangan soft skill.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s