Prinsip Dasar Mengelola Website Perusahaan


Website 2

Hari ini saya mendapatkan kunjungan rekan-rekan dari Corporate Secretary Bank Jateng yang melakukan studi banding terhadap pengelolaan website dikantor saya. Secara umum ada beberapa prinsip dasar bagaimana sebuah website itu dikelola. Apa saja prinsip-prinsip dasarnya?

Apa Fungsi Website?

Yang pertama adalah website itu memiliki fungsi komunikasi yang sangat beragam. Website dapat kita pandang sebagai media promosi, atau website sebagai media keterbukaan informasi atau bahkan keduanya. Apalagi pada industri perbankan dimana aspek mengenai keterbukaan informasi diatur secara rinci, bahkan hingga kepada keterbukaan informasi produk bank. Melalui website, seluruh pemangku kepentingan terkait dengan perusahaan, dapat mencari informasi apapun, kapanpun secara akurat dan memadai.

Ruang Lingkup, Mekanisme Pengelolaan dan Bagaimana Pengadaan Infrastruktur Website?

Secara umum kegiatan pengelolaan website sebuah perusahaan dimulai dari proses pengadaannya hingga kepada maintenance website dan content management. Proses pengadaan dimulai dari penentuan kebutuhan spesifikasi, price request, menetapkan owner estimate, aanwijzing/ pitching hingga kepada pengajuan usulan mitra/ konsultan yang dipilih. Dalam menentukan calon pihak ketiga dapat dinilai dari legalitas perusahaan, pengalaman atau portofolio perusahaan, dan konsep serta penawaran yang diajukan.

Untuk maintenance website meliputi domain website, server, database, anti virus, anti hacking, dan reporting website, dan termasuk juga didalamnya adalah content management atau pengelolaan updating dan uploading dari content atau isi yang ditampilkan.

Dikerjakan Oleh Internal Atau Dialihdayakan ke Konsultan?

Pertanyaan lain yang sering mengemuka mengenai bagaimana sebuah website itu dikelola adalah apakah website itu sebaiknya dikerjakan oleh internal atau dialihdayakan kepada konsultan? Jawabannya adalah tergantung dari kebutuhan dan kompetensi sebuah perusahaan. Ada perusahaan yang memang sangat ingin menjaga rahasia bisnis atau rahasia perusahaan sampai membuat websitenya dan mengelolanya sendiri, tanpa bantuan konsultan. Namun dengan pertimbangan menjaga risiko supaya website perusahaan kita tidak down, tidak mudah diserang hacker dan virus, ada baiknya jika pengelolaan website dialihdayakan kepada konsultan, jika memang sebuah perusahaan tidak memiliki sumber daya yang kompeten untuk mengelola website perusahaan secara full internal.

Website Itu Tanggung Jawab Siapa?

Website sebuah perusahaan seringkali dikelola oleh unit-unit yang memilliki fungsi komunikasi, seperti corporate secretary, corporate communication ataupun public relations, ataupun bahkan unit bisnis dan marketing sebuah perusahaan. Untuk lebih memudahkan, ada baiknya pengelolaan website dilakukan secara terpusat agar template informasi yang disajikan bisa terjaga dengan baik.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s