“Kenapa” Anda Harus Lebih Besar Daripada Tantangan


KO

James Douglas adalah petinju pertama didunia yang mampu mengalahkan Mike Tyson disaat Mike Tyson masih menjadi raja di arena tinju. Tapi sebelum pertandingan itu dimulai, seluruh dunia menganggap pertandingan ini sebagai pertandingan yang dengan mudahnya akan dimenangkan oleh Mike Tyson. Tetapi sejarah kemudian mencatat, bahwa James “Buster” Douglas mampu menjatuhkan Mike Tyson. Kenapa?

Anda bisa membuat segala perencanaan dalam kehidupan anda dan mulai merancang kesuksesan. Tapi kehidupan tidak akan pernah memberikan kesuksesan secara sukarela. Anda akan dibenturkan oleh berbagai keadaan yang tidak menyenangkan, berbagai tantangan dan ujian yang akan memvalidasi apakah anda pantas mendapatkan kesuksesan.

James Douglas malam itu menjadi bulan-bulanan dari Mike Tyson yang perkasa, sebagaimana Mike Tyson yang kita ketahui. James Douglas bahkan sempat terjatuh dan nyaris KO jika saja bunyi bel tidak menyelamatkannya. Tidak pernah ada yang di KO kan oleh Mike Tyson yang bisa bangkit. Semua orang menduga, begitu bel dibunyikan tanda ronde berikutnya dilanjutkan, sebagai akhir dari James Douglas.

Begitu pula dengan kita (dan juga saya) yang begitu mudahnya terpuruk ketika terjatuh dan begitu terasa sulit untuk bangkit setelah terjatuh. Dalam kehidupan nyata, mungkin tidak akan pernah ada bunyi bel yang menyelamatkan kita, tidak ada ring tempat kita bersandar. Bagaimana jika saya bangun dan saya jatuh lagi? Entahlah, mungkin hal itu yang akan terjadi, mungkin juga hal itu adalah hanyalah sebuah ketakutan yang tak beralasan. Jadi kalau pun seandainya kita jatuh lagi, kenapa tidak sekalian kita bangun dan memberikan usaha yang paling terakhir agar tidak ada penyesalan.

James Douglas bangkit setelah dijatuhkan oleh Mike Tyson dan selanjutnya adalah sejarah. Ketika ditanya, apa yang terjadi? Jawaban dari James Buster Douglas ternyata begitu sederhana. Beberapa saat sebelum ia bertanding melawan Mike Tyson, ibunya sudah terlanjur mengatakan kepada orang-orang yang dikenalnya, bahwa putranya akan mengalahkan Mike Tyson. Dan beberapa hari sebelum pertandingan, ibunya meninggal dunia. James Douglas bisa memilih apakah cita-citanya akan mati bersama meninggalnya ibunya, ataukah cita-cita ibunya bisa tetap hidup dalam bentuk kemenangan dirinya?

James Douglas bisa mengalahkan Mike Tyson hanya karena “kenapa” lebih besar daripada rasa sakit yang ditimbulkan oleh pukulan Mike Tyson. “Kenapa”nya lebih besar daripada kekalahan. Temukan “kenapa” dibalik setiap perjuangan anda. Temukan alasan anda untuk tetap berjuang. Karena jika anda tidak bisa menemukan alasan anda melakukan sesuatu, anda akan mudah terjatuh. Jika anda sudah tidak dapat menemukan kenapa anda melakukan sesuatu, maka ada baiknya anda untuk mempertimbangkan untuk tidak melanjutkan apa yang anda lakukan saat ini. Tapi jika anda temukan “kenapa” maka perjuangkan itu, bertahan dan jangan menyerah. Karena orang yang paling sulit untuk dikalahkan adalah orang yang tidak mudah menyerah.

Jadi jika ada orang yang ingin menjatuhkan saya, maka akan saya katakan kepada orang itu :

Saya minta maaf karena mengecewakan anda, masalahnya adalah saya sudah terlanjur berjanji kepada istri dan anak saya, bahwa saya akan menjadi orang yang sukses

Terinspirasi, diterjemahkan sebagian dan dikembangkan dari :

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

2 thoughts on ““Kenapa” Anda Harus Lebih Besar Daripada Tantangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s