4 Pendekatan Manajemen Perubahan Organisasi


Upcoming-Events2 Ada beberapa pendekatan yang dapat dipergunakan dalam melakukan manajemen perubahan organisasi. Apa saja?

Model 3 Langkah Lewin’s

Pendekatan ini dikembangkan oleh Kurt Lewin. Ia berpendapat bahwa agar perubahan didalam organisasi bisa berjalan dengan baik dan lancar, harus mengikuti 3 tahap. Tahap yang pertama disebut sebagai unfreezing yakni mencairkan keadaan status quo. Tahap pencairan ini bertujuan untuk mengatasi atau mengendalikan tekanan dari penolakan individu karyawan dan konformitas grup atau kelompok. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan 3 cara. Yang pertama adalah meningkatkan prilaku yang dapat mendorong perubahan prilaku, yang kedua adalah meminimalisir prilaku yang dapat mencegah terjadinya perubahan dan cara yang ketiga adalah mengkombinasikan kedua cara yang pertama.

Tahap yang kedua setelah unfreezing adalah tahap pergerakan atau movement kepada posisi prilaku yang diinginkan. Tahap yang terakhir adalah refreezing yakni menstabilkan dari adanya intervensi perubahan dengan menyeimbangkan kekuatan yang mendorong dan mencegah terjadinya perubahan. Dari beberapa penelitian, juga dapat disimpulkan bahwa semakin cepat sebuah organisasi berada dalam tahap unfreezing ini, maka akan semakin cepat juga sebuah perubahan dapat dilakukan.

8 Langkah Kotter Untuk Mengimplementasikan Perubahan

John Kotter dari Harvard Business School mengembangkan 3 langkah dari Kurt Lewin dengan lebih mendetailkan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk melakukan perubahan. Tahap unfreezing diimplementasikan dalam 4 langkah. Yakni membangun rasa sadar atau kepekaan terhadap perubahan, membentuk koalisi, menciptakan visi atau arah yang baru dan kemudian mengkomunikasikan visi dan arah yang baru tersebut.

Tahap movement didetailkan dalam 2 langkah yakni memberdayakan karyawan dengan menghilangkan hambatan-hambatan yang mencegah terjadinya perubahan untuk kemudian menciptakan target atau tujuan jangka pendek sebagai landasan untuk mencapai tujuan yang baru tersebut. Tahap refreezing diimplementasikan dalam 2 langkah yakni mengkonsolidasikan, menilai kembali dan melakukan penyesuaian serta menekankan pentingnya perubahan.

Riset Tindakan/ Action Research

Riset tindakan adalah proses perubahan yang dilakukan berdasarkan kepada koleksi data dan informasi yang tersistematisasi dan seleksi dari tindakan perubahan berdasarkan kepada data yang sudah dianalisa. Tahapan-tahapan dalam riset tindakan adalah diagnosis, analisa, feedback (umpan balik/ masukan), tindakan dan evaluasi. Keuntungan dari riset benefit adalah lebih menekankan atau memfokuskan permasalahan ketimbang solusi. Keuntungan lainnya adalah riset tindakan meningkatkan keterlibatan karyawan sehingga dapat meminimalisir resistensi karyawan.

Pengembangan Organisasi (Organizational Development)

Pengembangan organisasi adalah sekumpulan metode perubahan yang mencoba untuk meningkatkan efektivitas dari sebuah organisasi dan keberadaan karyawan. Pengembangan organisasi memberikan perhatian kepada nilai dari seorang manusia dan pengembangan secara organissi, kolaborasi dan proses yang partisipatif. Nilai-nilai yang dipandang penting dalam pengembangan organisasi adalah menghormati orang lain, memberikan dukungan dan kepercayaan, penyeimbangan kekuasaan, konfrontasi secara terbuka, dan partisipatif.

Diterjemahkan dan dikembangkan dari buku Organizational Begavior Global Edition Sixteenth Edition yang ditulis oleh Stephen P Robbins dan Timothy A Judge

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s