Apa Perbedaan Inovasi Dengan Perubahan?


Anak Mas Lama

Jika masa kecil anda berada di tahun 90an, anda pasti akan mengenal salah satu panganan ringan (snack) bermerk Anak Mas. Mie Anak Mas merupakan mie kering yang cara makannya diremas dan ditaburi dengan bumbu. Mie Anak Mas ketika itu, sangatlah digemari oleh anak-anak, termasuk diri saya, tentu saja.

Mie Anak Mas kala itu merupakan sebuah inovasi, sebagai sebuah produk yang inovatif, karena ketika itu hampir semua mie haruslah direbus dulu untuk kemudian dapat dikonsumsi. Beredar kabar bahwa Mie Anak Mas diciptakan secara tidak sengaja, yang berasal dari mie yang proses pembuatannya tidak sempurna dan terlalu matang, serta beredar kabar juga bahwa kandungan MSGnya tidak aman untuk di konsumsi. Benar atau tidaknya, bagi saya selama enak untuk saya konsumsi, ya waktu itu saya konsumsi saja.

Anak Mas Baru

Mie Anak Mas setelah lama tidak terdengar kabarnya, ternyata saya baru mengetahui selama ini masih di produksi. Tentunya dengan kadar MSG yang lebih aman untuk dikonsumsi. Tidak hanya itu, kemasan MSG yang menurut saya sangat klasik dan sangat elegan, dirubah menjadi lebih trendy, catchy dan menarik, tentunya sesuai dengan unsur kekinian. Mie Anak Mas juga hadir dengan dua rasa, yakni rasa keju dan ayam panggang. Yang banyak disayangkan oleh para penggemar Mie Anak Mas jaman dahulu, adalah kini Mie Anak Mas sudah siap untuk langsung di konsumsi karena sudah ditaburi bumbu dan sudah diremas.

Cerita tentang Mie Anak Mas itu memberikan batasan yang jelas mengenai perbedaan antara inovasi dan perubahan. Inovasi menekankan pada dua aspek kunci, yakni aspek kebaruannya dan aspek penerapannya. Jika idenya baru namun belum atau tidak bisa diterapkan, maka ide tersebut belum dapat dianggap sebagai ide yang inovatif. Awal mula produk Mie Anak Mas hadir, menjadikan Anak Mas sebagai produk yang inovatif karena unsur kebaruannya disaat tidak ada produsen lain yang melakukan hal yang sama, dan menjadi inovatif karena telah diaplikasikan.

Sedangkan Mie Anak Mas yang sekarang tidaklah dapat dikatakan inovatif, dikarenakan yang dilakukan hanyalah perubahan semata yakni perubahan kemasan, perubahan cara mengkonsumsi. Jadi apa bedanya antara inovasi dan perubahan? Pada prinsipnya adalah semua inovasi pastinya melibatkan adanya perubahan, namun belum tentu yang namanya perubahan adalah sebuah bentuk inovasi.

Contoh produk lain yang dikatakan sebagai inovasi adalah kehadiran IPhone yang ketika itu dalam sebuah presentasi yang menakjubkan dari Steve Jobs, sebagai sebuah produk yang menggabungkan telephone, internet dan mobile device. Sedangkan IPhone generasi berikutnya hanyalah sebuah perubahan-perubahan.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s