24 Kesalahan Manusia Dalam Melakukan Penilaian Ala Charlie Munger part 2


Charlie Munger 2

Manusia acapkali menemukan berbagai kesalahan dalam melakukan penilaian, yang seringkali dipergunakan dalam mengambil berbagai keputusan apapun dalam bidang apapun. Ada 24 kesalahan yang biasa dilakukan oleh manusia dalam melakukan penilaian. Apa saja?

Kecenderungan Menghindari Inkonsistensi

Dalam tulisan di part 1 sebelumnya telah disebutkan bahwa kita memiliki kecenderungan untuk menghindari keraguan dan cenderung langsung memutuskan. Hal ini juga terjadi karena manusia memiliki kecenderungan untuk menghindari inkonsistensi. Manusia lebih menyenangi situasi yang berjalan stabil, tenang dan tanpa ada perubahan yang berarti yang bisa mengganggu. Karenanya kita memiliki kecenderungan untuk menghindari inkonsistensi dan perubahan. Termasuk didalamnya adalah kita jarang sekali merubah kebiasaan yang tanpa kita sadari menjadi kebiasaan buruk. Sebagai seorang manajer anda pertama kali harus membuat iklim kerja yang penuh dengan dinamika yang positif untuk mendorong orang agar dapat dan mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Kecenderungan Akan Kurangnya Rasa Ingin Tahu.

Rasa ingin tahu adalah hal baik yang perlu dimiliki jika kita ingin terus mengembangkan diri, termasuk pengembangan karakter dan kompetensi. Namun sayangnya kita dianggap kurang memiliki keingintahuan atau penasaran, walaupun kit amenaydari bahwa kita bisa mendapatkan banyak manfaat dari proses belajar yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Orang yang memiliki rasa ingin tahu selalu mendapatan rasa sukacita dan kebajikan setelah proses belajar secara formal selesai. Sebagai seorang manajer, anda harus secara konsisten menugaskan diri anda dan juga anggota tim anda untuk mengikuti pelatihan formal, atau kursus-kursus dan secara bertahap membangun iklim kerja yang dapat meningkatkan rasa ingin tahu anda.

Kecenderungan Akan Keadilan

Hidup memang tidak adil, dan yang menyedihkan adalah kita memiliki kecenderungan untuk mentoleransi ketidak adilan. Mentoleransi sedikit ketidakadilan tentu dapat diperbolehkan selama untuk kepentingan yang lebih besar, yakni seperti misalnya kita mengalah dan memberikan jalan untuk mobil ambulance yang melintas di jalur kita. Sebagai seorang manajer, ataupun mungkin juga sebagai orang tua yang memiliki dua anak, kita wajib bersikap secara objektif dan berlaku adil.

Kecenderungan Iri dan Cemburu

Setiap orang memiliki kecenderungan untuk memiliki rasa iri dan cemburu terhadap keberhasilan orang lain. Rasa iri dan cemburu inilah yang seringkali menghambat keberhasilan diri kita, karena kita hanya fokus pada keberhasilan orang lain dan bukannya fokus pada keberhasilan diri kita. Daripada kita hanya mengedepankan rasa iri dan cemburu, kenapa kita tidak mengedepankan rasa ingin tahu kita dan mencari tahu bagaimana caranya untuk bisa sukses seperti orang yang kita cemburui atau irikan. Bukankah itu lebih baik dan bermanfaat?

Diterjemahkan dan dikembangkan dari :

Charlie Munger Human Misjudgement

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s