Metode Menurunkan Kewajiban Dalam Creative Accounting


Creative Accounting

Metode kedua dalam meningkatkan nilai dalam neraca atau posisi keuangan selain dari meningkatkan nilai asset perusahaan adalah mengurangi kewajiban yang dimiliki oleh perusahaan. Terdapat dua metode utama untuk melakukan hal ini, yaitu dengan melakukan off balance sheet financing dan mereklasifikasi hutang sebagai modal. Seperti apa metodenya?

Off-balance Sheet Financing

Off balance sheet financing merupakan salah satu hal yang tersulit dalam creative accounting. Objek dasar dari strategi ini adalah untuk menghilangkan kewajiban dari neraca atau dalam laporan posisi keuangan. Off balance sheet financing adalah kewajiban keuangan yang tidak dicatatkan ke dalam laporan keuangan. Motifnya pun bisa beragam. Dalam satu kasus, bisa terjadi karena perusahaan sedang dalam status siaga karena mempunyai banyak hutang dalam laporan neraca mereka, bisa juga untuk menunjukkan agar posisi keuangan terlihat kuat. Jika diperhatikan dengan seksama, banyak perusahaan yang meminjam uang untuk membeli aset dan untuk membiayai biaya operasional mereka, hanya ingin melakukan pencatatan terhadap asetnya saja dan bukannya kewajiban.

Melakukan off balance sheet sebenarnya diperbolehka secara akuntansi. Akan menjadi masalah, adalah ketika perusahaan tidak menginformasikan transaksi-transaksi apa saja yang terkena metode off balance sheet dalam catatan pada laporan keuangan. Hal ini dapat menjadi sebuah kecenderungan untuk menyembunyikan atau mengubah bentuk dari kinerja keuangan sesungguhnya atau kondisi keuangan dari suatu perusahaan.

Mereklasifikasi Hutang Sebagai Modal

Hal ini didasarkan pada adanya persamaan akuntansi bahwa aktiva adalah sama dengan modal dan adanya persamaan aktiva adalah hutang ditambah modal. Persamaan ini secara awam dapat diartikan sebagai aktiva atau asset sebuah perusahaan dibiayai oleh modal perusahaan itu sendiri dan juga dari hutang dari pihak lain.

Modal merepresentasikan kepemilikan saham dan dicatat dalam aset bersih pada neraca. Hutang menandakan adanya pinjaman yang dimiliki oleh saham dari sejumlah pihak termasuk dari bank. Hubungan antara keduanya dikenal sebagai gearing. Untuk perusahaan dengan gear yang tinggi akan mempunyai proporsi yang besar untuk menjadikan hutang sebagai modal. Gear yang tinggi juga merupakan tanda bahwa perusahaan akan membayar bunga pinjaman yang substansial dan signifikan dan tentunya juga perusahaan dengan gear yang tinggi akan memiliki risiko yang tinggi pula bila dibandingkan dengan perusahaan dengan nilai gear yang rendah.

Gearing sebuah perusahaan ditandakan dengan gearing ratio yakni perbandingan antara jumlah pinjaman dengan jumlah modal sendiri. Sering juga disebut dengan istilah debt to equity ratio.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan 

Diterjemahkan dan dikembangkan dari buku Creative Accounting, Fraud and International Accounting Scandals Michael Jones

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s