Kata


Kata

Jika anda bertanya kepada saya, apakah ciptaan manusia yang paling hebat yang pernah diciptakan oleh manusia, saya tidak akan menjawab lampu, televisi, telepon atau pun benda-benda lain yang pernah diciptakan manusia. Saya juga tidak akan menjawab internet, walaupun internet memang sungguh nyata telah mempengaruhi kehidupan manusia modern jaman sekarang.

Bagi saya ciptaan manusia yang paling hebat adalah kata. Atau lebih tepatnya kemampuan manusia dalam membuat sebuah kata untuk mendeskripsikan apa yang dilihat oleh mata, apa yang dirasa oleh sentuhan indra kulit, atau juga apa yang dirasa oleh hati kita. Melalui kata, kita mampu mendeskripsikan sebuah benda, sebuah objek, sebuah rasa, bahkan sebuah makna.

Mulai dari jaman penyair, bahkan ketika jaman dahulu kala, kata-kata telah ditemukan sebagai bentuk upaya manusia untuk menggambarkan sesuatu dan juga sebagai upaya manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya. Penemuan kata-kata ini tentunya berawal dari penemuan huruf melalui simbol-simbol sebagai pengganti bentuk dan benda.

Benda dirubah menjadi simbol, simbol dirubah menjadi huruf, huruf membentuk kata, kata membentuk kalimat dan kalimat membentuk bahasa. Bahasa kemudian menjadi alat untuk membentuk komunikasi. Seiring dengan perkembangan kemampuan manusia, berkembang juga kemampuan manusia dalam berkomunikasi.

Tapi ketimbang simbol, huruf, kalimat ataupun bahasa, kata adalah elemen paling menarik bagi saya. Kata-kata bisa diuntai, disusun sedemikian rupa, ditambah kurangkan agar bisa memberikan sebuah makna dalam kalimat. Sebuah kata menjadi begitu esensi. Baik ketika diucapkan, dituliskan dalam secarik kertas, dituliskan dalam sebuah percakapan di whatsapp, blackberry messenger, ataupun berbagai sosial media lainnya.

Kata dapat berubah bentuk menjadi syair, puisi, berita di surat kabar, text buku pelajaran, sebuah ceramah, majalah, naskah film, novel, cerita pendek. Kata dapat mentransformasikan sebuah ide untuk perubahan dunia, ataupun untuk kehancuran dunia.

Sebuah untaian kata dari jaman dahulu hingga masa kini, telah menjadi sebuah senjata yang bahkan jauh lebih membahayakan daripada senjata pemusnah global. Dari jaman Shakespeare ataupun Khalil Gibran, untaian-untaian kata indah telah mewarnai kehidupan manusia dan mengisi ruang-ruang kosong dalam jiwa manusia sepanjang manusia. Kata-kata menjadi lintas waktu, lintas negara, dan lintas budaya. Hampir selalu ada kata-kata yang menjadi kata lain dalam berbagai bahasa. Bahkan di jaman komputer, bahasa-bahasa dengan kode koding sendiri merupakan untaian kata-kata untuk menguntai sebuah kata.

Dengan demikian sebuah kata bisa menjadi abadi tanpa lekas dikekang oleh waktu. Kata bisa menjadi sebuah representasi dari sebuah ide dari seorang manusia. Tanpa ditemukannya kata, mungkin manusia akan selalu hidup dalam kebisuan dan kesunyian. Tanpa kata-kata itu, mungkin akan sejarah tidak akan pernah tercatat sama sekali, sekalipun lembaran kertas ditemukan.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s