Apa Itu Corporate Governance Policy?


Tata Kelola Perusahaan 2

Dalam mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik tentu memerlukan sejumlah acuan dalam bentuk pedoman tertulis atau Standard Operating Procedure. Corporate Governance Policy adalah sebuah pedoman yang tertulis yang berlaku bagi pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, Komite dibawah Dewan Komisaris, Sekretaris Perusahaan, Audit internal dan para pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan Good Corporate Governance pada pengelolaan Perusahaan.

Pemberlakuan Corporate Governance Policy atau Kebijakan Tata Kelola Perusahaan adalah untuk digunakan sebagai petunjuk dan rujukan praktis bagi semua komponen di semua tingkatan dalam sebuah perusahaan dalam mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang dapat mendorong terlaksananya fungsi check and balance pada setiap proses bisnis di tiap level maupun fungsi manajemen berdasarkan jiwa dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang bersifat universal, yaitu: transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan fairness (kewajaran). Namun hendaknya segala ketentuan di dalam pedoman ini tetap tunduk kepada ketentuan-ketentuan yang diuraikan dalam Anggaran Dasar Perusahaan maupun arahan RUPS.

Corporate Governance Policy hendaknya dapat juga menjadi landasan dari penyusunan atau penetapan Kebijakan Manajemen (Management Policy), penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), dan ataupun instruksi kerja yang lebih solid dalam kerangka acuan operasional Perusahaan sebagai bagian dari perangkat tata kelola perusahaan, serta menjadi koridor penting dalam menjaga arah pengelolaan Perusahaan secara benar dan beretika untuk tercapainya Visi dan Misi Perusahaan.

Apa saja yang diatur dalam Corporate Governance Policy pada prinsipnya relatif universal atau berlaku umum, yakni mengatur mengenai kebijakan tata kelola perusahaan, tujuan dari penerapan tata kelola perusahaan di sebuah perusahaan, acuan kebijakan atau dasar hukum yang menjadi rujukan atau referensi bagi penerapan tata kelola perusahaan, organ perusahaan atau yang disebut sebagai struktur tata kelola perusahaan sampai kepada prinsip operasional penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Untuk penyusunan Corporate Governance Policy relatif tidak baku sebenarnya, dalam artian tidak ada format atau template yang baku. Namun ada baiknya pendekatan yang dipergunakan adalah memandang bahwa Corporate Governance Policy ini hendaknya di jadikan sebagai payung untuk berbagai Standard Operating Procedure yang mengatur hal-hal yang berkaitan dengan penerapan tata kelola perusahaan. Karenanya Corporate Governance Policy tidak boleh tumpang tindih dengan Standard Operating Procedure turunannya.

Dalam Corporate Governance Policy idealnya menyertakan lembaran pemberlakuan dan kesepakatan antara Dewan Komisaris dan Direksi terhadap penerapan Corporate Governance Policy lengkap dengan pembubuhan tanda tangan dari Dewan Komisaris dan Direksi. Selain itu dapat dilengkapi juga sambutan Direksi dan Dewan Komisaris yang berisikan mengenai pandangan mengenai tata kelola perusahaan dan harapan Direksi dan Dewan Komisaris mengenai penerapan Corporate Governance Policy.

Secara teknis, Corporate Governance Policy mengatur prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang mencakup aspek manajemen seperti kebijakan strategis, pengembangan organisasi, sumber daya manusia, kebijakan terkait operasional, teknologi informasi, pengadaan barang dan jasa, ataupun aspek ethical role seperti etika bisnis, budaya perusahaan.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s