Maukah Anda Terbang Kembali?


Planes Fire And Resque

Saya selalu menyukai lagu-lagu yang memiliki lirik yang kuat menginspirasi dengan nada yang bersemangat. Hampir semua lagu dalam playlist yang biasa saya dengarkan dalam perjalanan sehari-hari menuju kantor adalah lagu-lagu bersemangat seperti Last Child Percayalah, Noah Raja Negeriku, soundtrack Fast Furious yang dinyanyikan oleh Wiz Khalifa dan Charlie Puth yang berjudul See you Again, Bai Ann Incredible Journey,  Bahkan lagu dari sahabat saya Penny Hutabarat yang berjudul Go Make It Happen.

Akhir-akhir ini saya sering mendengarkan lagu yang menurut saya sangat inspiratif. Anda pasti akan tertawa bila saya orang dewasa ternyata sangat menggandrungi lagu Still I Fly lagu soundtrack film Planes, Fire And Resque yang merupakan sekuel dari film Planes. Saya suka versi lagu yang dinyanyikan oleh Macy Kate dan Austin Percario. Lagu itu menurut saya sangat ringan, sangat enak untuk didengarkan dan juga memiliki lirik yang sederhana namun maknanya sangat kuat dan dalam.

Lagu itu, seperti dalam filmnya menggambarkan perjuangan Dusty yang mencoba meraih kembali semangat hidup setelah mengalami kerusakan mesin yang membuat dirinya tidak bisa kembali menjadi pembalap udara. Padahal sebelumnya dalam film pertama, ia adalah juara lomba terbang lintas benua. Dusty yang bergabung dengan pasukan pemadam kebakaran berulangkali gagal dalam latihan. Kegagalan tersebut membuat dirinya patah semangat.

Seringkali memang kegagalan membuat kita merasa semakin terpuruk. Apalagi jika kita terbiasa telah memenangkan banyak hal. Kemudian kita merasa keadaan semakin memburuk, dengan merasa tidak ada yang mau menolong kita. Padahal kejatuhan bisa jadi sebagai sebuah cobaan, sebuah ujian.  Mungkin kita tidak merasakan hal itu, mungkin kita tidak melihat itu. Tapi hal itu nyata, mengelilingi kita seperti cahaya, dan membuat diri kita menjadi lebih kuat.

Permasalahannya adalah pada diri kita sendiri. Setelah terjatuh, maukah kita bangkit kembali. Maukah kita melupakan semua kegagalan kita dan kembali berjuang untuk mencapai hal-hal yang bahkan jauh lebih baik dari apa yang kita capai sebelumnya. Bukankah sebuah pepatah bijak mengatakan jatuh adalah momentum terbaik untuk bangkit?

Jatuh memang sangat menyakitkan. Terpuruk hingga rata dengan tanah. Perasaan sakit itulah yang membuat kita enggan untuk bangkit. Enggan untuk berjuang karena tidak mau merasakan sakit lagi. Padahal mungkin saja jika kita mau mencoba untuk bangkit kembali, ada sesuatu yang lebih baik di luar sana yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Anda hanya perlu mencobanya. Masalah gagal lagi atau malah berhasil, sebaiknya kita serahkan saja kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Anda hanya perlu terus mencoba. Jatuh tujuh kali, bangun delapan kali. Jangan pernah percaya bahwa anda memang ditakdirkan untuk gagal. Temukan impian anda dan kejarlah. Berikan yang terbaik. Berikanlah yang jauh lebih baik ketika anda jatuh. Dan ketika anda jatuh lagi, berikanlah yang jauh jauh lebih baik lagi. Sakit memang. Lebih mudah untuk dibicarakan daripada dilakukan. Karena itu lebih baik jangan banyak bicara dan mari kita lakukan. Maukah anda terbang kembali?

Colek Saya di @RojiHasan dan

Advertisements

2 thoughts on “Maukah Anda Terbang Kembali?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s