Pilihan


Pilihan

Saya terinspirasi oleh gambar kata mutiara yang di post oleh sahabat lama saya, Yehuda.

When You Make The Choice, You Change The Future

Ketika anda memiliki pilihan, anda merubah masa depan, kurang lebih begitulah terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Pilihan. Setiap hari, setiap saat dalam kehidupan kita, kita pasti akan dihadapkan oleh berbagai macam pilihan. Ketika kita bangun dari tidur, kita dihadapkan pada pilihan, kembali melanjutkan mimpi indah dalam tidur kita, atau bangun dan memulai hari, memulai perjuangan untuk mewujudkan mimpi kita. Sehabis bangun, kita dihadapkan pada pilihan, mau minum air putih dulu, atau langsung mandi, atau melakukan aktivitas lainnya.

Dalam perjalanan menuju kantor atau tempat kita berusaha, kita juga dihadapkan pada pilihan. Kekantor mau naik apa, mau naik kendaraan pribadi atau mau naik kendaraan umum. Dijalan, lagi-lagi dihadapkan pada pilihan, mau lewat jalan mana yang tidak kena macet, atau sekurang-kurangnya minimal tingkat kemacetannya agar tidak terlambat sampai tempat bekerja.

Pilihan adalah hal yang tidak akan bisa kita hindari, baik pilihan-pilihan berat dalam hidup yang tentunya akan menentukan arah hidup kita dan karenanya dapat menentukan masa depan yang akan kita jelang. Karena itu, barangkali gambar kata mutiara yang di post oleh sahabat saya sangatlah tepat adanya.

Acapkali dalam memutuskan pilihan, secara otomatis kita akan dijejali oleh pertanyaan-pertanyaan pendahulu yang kita ajukan dalam benak kita. Bagaimana jika saya memilih A ketimbang B, apa yang akan terjadi, apa dampaknya. Pun ketika kita sudah menetapkan pilihan, pertanyaan menyusul lainnya juga datang, risiko apa yang akan saya hadapi dan bagaimana cara saya memitigasi risikonya.

Lalu bagaimana jika seandainya jika apa yang kita putuskan ternyata salah, atau tidak sesuai dengan apa yang telah kita prediksi dan rencanakan. Menyesal tentunya sudah terlambat, yang paling mungkin bisa dilakukan adalah memperbaiki semaksimal mungkin dan meminimalisir dampak negative yang menimpa diri kita. Atau jika masih memungkinkan untuk merubah arah, kenapa tidak merubah haluan. Salah memilih, memang dapat berakibat fatal, tapi bukankah ada pepatah tua yang mengatakan :

Banyak Jalan Menuju Roma

Jadi sebenarnya tidak usah merasa khawatir ketika kita salah dalam membuat pilihan, karena toh sudah kodratnya bagi manusia untuk membuat kesalahan. Tetapi bukan berarti kita juga bisa berbuat seenaknya saja dalam menentukan pilihan. Pada intinya, setiap kesalahan, selama masih memungkinkan bisa diperbaiki, adalah kesalahan yang dapat memperkuat diri kita, dan dari kesalahan itulah kita bisa belajar.

Tapi hey, apapun yang terjadi, ya jalani saja. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Hidup itu penuh dengan misteri, dan bukankah hidup itu adalah sebuah perjalanan. Perjalanan yang hebat.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Perspektif kini juga bisa di baca melalui Facebook dan Google +

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s