Surat Motivasi Vs Surat Peringatan


contoh-surat-peringatan-karyawan

Kepada Karyawan Perusahaan yang kami cintai…

Dengan penuh rasa perhatian yang tak terkira kepada pencapaian kinerja anda, Perusahaan dengan ini menyatakan prihatin dengan grafik kinerja anda yang Manajemen perhatikan semakin menurun. Selain hal tersebut, kami juga mencatat bahwa tingkat kedisiplinan anda berada pada titik yang mencemaskan. Berbeda seperti perusahaan lainnya yang saat ini mungkin sudah memberikan anda Surat Peringatan atau bahkan Pemutusan Hubungan Kerja, Perusahaan ini tidak hanya dilandasi dengan aspek reward and punishment saja, tetapi Perusahaan ini memiliki komitmen untuk mendorong karyawan kearah yang lebih positif.

Perusahaan memberikan rekomendasi kepada anda untuk melakukan penyesuaian terhadap grafik kinerja anda dan juga menginginkan anda untuk dapat memperbaiki tingkat kedisiplinan anda, karenanya Perusahaan merekomendasikan kepada anda untuk :

Mengambil cuti dan melakukan refreshment yang diharapkan dapat menyegarkan suasana bekerja anda.

Melakukan konsultasi dengan Human Resource, untuk menentukan langkah-langkah profesional apa saja yang dilakukan untuk memperbaiki kinerja anda, dan termasuk mengenai rekomendasi mengenai kelayakan anda berada pada unit kerja yang telah ditetapkan atau sekiranya diperlukan untuk rotasi posisi pada unit kerja lain yang diharapkan dapat memperkaya wawasan anda dan memberikan tantangan ekstra kepada anda. Mengambil cuti dan melakukan refreshment yang diharapkan dapat menyegarkan suasana bekerja anda.

Selama masa-masa pemberian motivasi ini, Perusahaan tetap akan memberikan anda kesempatan yang sama untuk dapat melaksanakan pelatihan, seminar ataupun workshop yang dapat meningkatkan kompetensi anda.

Kami berharap Surat Motivasi ini dapat memberikan anda dorongan yang diperlukan untuk pengembangan karakter dan kompetensi anda. Kami berharap beberapa rekomendasi Perusahaan dapat memperbaiki situasi yang anda alami saat ini. Sekiranya anda sudah tidak memiliki kesepahaman dengan visi dan misi Perusahaan, kami mendorong anda untuk mendirikan Perusahaan anda, dan berharap anda dapat sukses.

Dengan Penuh Kebanggaan

Manajemen

Mungkinkah ada perusahaan yang melakukan ini? Atau ini hanya bayangan saya saja yang terlalu ngawur.

Tapi coba anda bayangkan, kira-kira apa dampaknya bagi Perusahaan anda jika anda memberikan surat motivasi alih-alihkan hanya mengedepankan punishment dengan memberikan Surat Peringatan dengan segala konsekuensi hukuman seperti tidak boleh ikut pelatihan, tidak mendapatkan kesempatan promosi jabatan. Karenanya saya mencoba untuk mengedepankan konsep memotivasi ketimbang menghukum, kecuali mungkin kalau tingkat pelanggaran dari seorang karyawan tersebut sudah parah dan melanggar aspek integritas dan kejujuran.

Betul, memang perusahaan perlu mengedepankan reward dan punishment, namun saya mengajak untuk sebelum melakukan punishment, bukankah sebaiknya terlebih dahulu dilakukan motivasi agar dapat memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan diri. Memang dengan punishment diharapkan dapat menegakkan kedisiplinan, tapi lebih cenderung mengancam, lain halnya dengan memotivasi, yang diharapkan dapat menggugah kesadaran pribadi.

Sepertinya belum ada perusahaan di Indonesia yang menerapkan hal ini. Tapi semoga saja, ada yang memiliki perspektif sama dengan saya.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Perspektif kini juga bisa di baca melalui Facebook dan Google +

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s