Target


Target

Tanyakan kepada orang-orang yang bergerak di bidang pemasaran, yang bisnis utamanya berjualan, Atau juga kepada manajemen suatu perusahaan mengenai kata target. Target adalah sebuah kata yang menyeramkan, sekaligus menantang, tergantung bagaimana anda memandangnya. Sebenarnya bukan pada aspek katanya target itu di takutkan, tetapi dalam menyikapi bagaimana cara untuk mewujudkan target itu menjadi kenyataan.

Seringkali dalam memandang target, diawali dengan sebuah pertanyaan mengenai mampu atau tidakkah diri kita dalam mencapai target. Perasaan “ketidakmampuan” kita seringkali dilatar belakangi oleh pengalaman kita sebelumnya dalam menghadapi target. Tahun sebelumnya saja saya tidak bisa mencapai target penjualan 1.000 barang, bagaimana mungkin tahun ini saya bisa mencapai target penjualan 3.000 barang. Selain pengalaman, kita juga secara tidak sadar melakukan analisa “kecil-kecilan” yang terkadang lebih menekankan pada kelemahan kita. Saya cuma punya 5 orang untuk membantu saya, idealnya saya butuh 10 orang untuk mencapai target yang diberikan kepada saya.

Lihat. Belum apa-apa sudah banyak sekali pagar yang anda susun secara tidak sadar untuk menghambat diri anda sendiri untuk mencapai target. Harus kita akui, kadangkala target itu disusun oleh orang-orang yang tidak mengerti sama sekali mengenai kondisi yang kita alami di lapangan. Tapi apa boleh buat, kita sudah harus pasti menyanggupinya.

Betul bahwa kita harus melakukan analisa terhadap target yang diberikan kepada kita. Memandang positif kelebihan kita, mencari cara untuk mengatasi atau meminimalisir kelemahan kita. Mengetahui risiko dan tantangan yang akan kita hadapi sembari cermat melihat peluang. Kemudian secara ngotot dan persisten untuk terus berupaya mencapai target. Yang paling utama, adalah perspektif kita dalam memandang target tersebut. Begitu anda bilang diri anda tidak akan mampu mencapai target, besar kemungkinan itulah yang akan terjadi. Tapi begitu anda bilang anda mampu, semoga semesta akan mendukung anda untuk mencapainya.

Barangkali cuplikan video dari film Face The Giant ini bisa memberikan inspirasi dan semangat yang positif dalam memandang target.

Dalam cuplikan film tersebut dikisahkan dalam sebuah kesempatan latihan, dimana pelatih sebuah tim football meminta seorang pemain dalam timnya untuk melakukan death crawl (rangkakan maut) sepanjang 50 meter dengan membawa beban tambahan menggendong pemain lainnya. Pemain tersebut dengan jumawa mengatakan bahwa dirinya bisa melakukan rangkakan maut jika tidak ada beban dipunggungnya. Tapi pelatih tersebut tetap bersikukuh agar pemainnya tetap melakukan rangkakan maut sembari menggendong pemain lainnya.

Ia juga meminta kepada pemain tersebut untuk memberikan yang terbaik. Tidak hanya itu ia meminta pemainnya untuk melakukannya dengan mata tertutup. Akhirnya mau tidak mau pemain itu pun harus melakukan death crawl atau rangkakan maut sembari menggendong rekannya dengan mata yang tertutup pula.

10 hingga 30 meter pertama, sang pemain seperti tidak ada kesulitan untuk melakukannya. Tapi melewati 30 meter, sang pemain mulai kesulitan. Tapi pelatihnya tetap mendampinginya dan menyemangatinya. Sang pemain terus berteriak kesakitan dan ingin menyerah, tapi pelatih terus meneriaki dan memberikan semangat. Pada akhirnya, diujung “penderitaan” sang pemain ambruk dan menyatakan, ini sudah 50 meter, ini sudah 50 meter, saya sudah tidak punya kekuatan lagi. Tapi begitu penutup matanya di buka, ia baru menyadari bahwa ia berada di ujung garis sisi lain dari lapangan. Tanpa ia sadari ia sudah melakukan death crawl 100 meter. Lebih 50 meter dari apa yang ditargetkan kepadanya.

Diawal, sang pemain sudah merasa tidak mampu. Apalagi ketika ditambahkan beban lainnya. Semakin merasa tidak bisa. Namun ketika sang pelatih merubah perspektifnya (dengan memberikan penutup mata), secara ajaib target berhasil dicapai, bahkan 2 kali lipatnya. Barangkali “perspektif” yang negatif itulah yang menghalangi kita untuk mencapai tujuan kita.

Masih mau takut sama target?

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s