Manajemen Angin Surga


Janji Manis

Seorang sahabat pernah berkeluh kesah kepada saya, betapa ia dikecewakan oleh atasannya dikantor. Ia sudah bekerja keras untuk mencapai target yang diberikan kepadanya. Target itu datang bersama sebuah janji bahwa jika ia berhasil maka ia akan mendapatkan promosi. Pada akhirnya ia berhasil mencapai target itu. Tapi yang kemudian terjadi adalah ia tak mendapatkan promosi yang dijanjikan. Yang mendapatkan promosi adalah orang lain. Siapa yang bekerja, siapa yang menikmati?

Rasanya “curhat” sahabat saya banyak sekali terjadi di dunia kerja yang katanya harus selalu mengedepankan profesionalitas. Tapi realitanya adalah faktor like and dislike masih menjadi faktor dominan dalam promosi jabatan. Tapi juga kok ya masih banyak atasan-atasan yang sukanya memberi janji seperti itu. Masih banyak yang memberi “angin surga” dan menjadi PHP atau “Pemberi Harapan Palsu”.

Dalam konteks kepemimpinan, memberikan harapan dengan tujuan memotivasi performa anggota tim anda adalah hal baik, bahkan harus dan wajib dilaksanakan. Tapi jika kelewat muluk janji anda, maka sadarilah bahwa anda itu sebenarnya sedang menggali kuburan sendiri, entah kapanpun itu anda dikubur. Ketika anda sudah menjanjikan sesuatu, pastikan janji itu bisa terpenuhi atau sekurang-kurangnya dapat diupayakan. Atau malah, jangan pernah janjikan apapun. Buktikan saja dengan kepedulian anda dan upaya sungguh-sungguh. Itu lebih baik dari janji anda.

Masalahnya adalah jika tim anda telah jungkir balik dan salto bahkan koprol maju mundur demi tercapainya target lalu kemudian mereka tak mendapatkan apa yang dijanjikan, kemungkinan besar akan demotivasi dan karyawan yang terdemotivasi adalah hal paling terakhir yang anda inginkan.

Jangan mendorong orang loyal kepada titik dimana mereka tak lagi peduli.

Tapi bagi anda yang sudah sering “masuk angin” apalagi “angin surga” percayalah bahwa tidak ada yang sia-sia. Keberhasilan yang anda miliki mungkin saat ini dinikmati oleh para “Pemberi Harapan Palsu” tersebut, tapi Allah tidak tidur, Dia Maha Mengetahui dan Maha Penyayang. Semua (Akan) Indah Pada Waktunya. Tidak ada yang bisa merenggut  mimpi anda. Sakit memang, tapi itu proses pembelajaran bagi anda untuk menjadi seorang profesional yang lebih baik dan lebih tangguh.

Jadi janganlah suka memberi angin surga. Anda tahu rasanya masuk angin? Masuk angin berpotensi menyebabkan sakit perut. Sakit perut bisa membuat anda kentut terus. Jadi jika anda memberi “Angin Surga” jangan marah kalau sewaktu-waktu anda dikentutin sama anak buah anda. Secara harafiah!

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s