You Complete Me : Cerita Tentang Rivalitas


Cristiano Ronaldo v Messi

Kompetisi hanya melahirkan 1 pemenang. Namun sering kali, kita menyaksikan ada dua orang, atau dua tim yang sama-sama memiliki kemampuan, dukungan dan tekad yang kuat untuk menjadi sang pemenang. Yang menarik adalah, dalam proses kompetisi dan menjadi pemenang, sering kali kita menyaksikan rivalitas yang menegangkan, dramatis, dan heroik. Seringkali kita menyaksikan bahwa pertentangan diantara kedua pihak yang sama-sama kuat dibumbui dengan kebencian, dan rasa ingin saling mengalahkan.

Salah satu rivalitas yang paling kesohor, banyak sekali kita jumpai pada dunia olahraga. Rivalitas antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, salah satu dari pemain sepakbola terbaik didunia. Yang satu bermain untuk Real Madrid, dan satu lagi bermain untuk Barcelona, yang juga semakin memperuncing rivalitas persaingan mereka ketingkat yang semakin tinggi. Dengan semakin maraknya sosial media, semakin meluaslah perdebatan tentang siapa yang lebih baik diantara keduanya. Pendukung Real Madrid pastilah akan mengatakan bahwa Ronaldo adalah yang terbaik, dan pendukung Barcelona FC juga akan mengatakan hal yang sama mengenai Lionel Messi.

pele-vs-maradona

Jauh sebelum lahirnya Ronaldo dan Messi, juga ada dua pemain sepakbola yang kesohor dan seringkali diperdebatkan sebagai pemain sepakbola dunia terbaik sepanjang massa, yakni Pele dari Brasil dan Maradona dari Argentina. Kedua negara tersebut merupakan negara-negara langganan juara Piala Dunia, dan hampir sama seperti perdebatan siapa yang lebih baik antara Ronaldo dan Messi, perdebatan siapa yang lebih baik antara Pele dan Maradona juga dibumbui oleh tim yang mereka bela. Namun bedanya antara Pele dan Maradona dengan Ronaldo dan Messi adalah Pele dan Maradona tidak berada pada satu era waktu yang sama, sehingga persaingan dan perdebatan siapa yang lebih baik diantara Pele dan Maradona kemungkinan besar hanya terjadi diantara para pendukung Argentina dan pendukung Brasil serta para pendukungnya saja.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, berada pada satu era waktu yang sama. Siapa yang lebih baik diantara mereka, silahkan anda sendiri yang menilai. Mereka berdua memang pemain yang bagus, dengan skill diatas rata-rata. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa Ronaldo adalah produk hasil latihan yang keras, berkomitmen dan berdedikasi, sementara Messi adalah bakat alami seorang pesepakbola. Apapun komentar orang, sebenarnya mereka berdua dalam berbagai komentarnya saling memuji satu sama lain. Ada rasa saling menghormati diantara keduanya.

Terlepas dari siapakah yang terbaik diantara keduanya, pernahkah anda membayangkan seperti apa seorang Cristiano Ronaldo tanpa Lionel Messi atau kebalikannya seperti apa Lionel Messi tanpa Cristiano Ronaldo? Mereka memang terlihat selalu bersaing demi menjadi yang terbaik, bersaing memberikan prestasi untuk klub yang mereka bela, tapi juga mereka saling melengkapi.

Tanpa satu sama lain, salah satu mereka mungkin akan melenggang kangkung sendirian menjadi yang terbaik. Lionel Messi mungkin akan menjadi pemain terbaik tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, dan Cristiano Ronaldo mungkin akan disebut pemain terbaik didunia tanpa adanya Lionel Messi. Mereka tidak punya pesaing, mereka tidak punya hiu kecil yang selalu mengganggu diri mereka, yang membuat mereka merasa gairah untuk melakukan yang lebih baik lagi dan lebih baik lagi setiap berada dilapangan. Mereka mungkin akan terus menang, tetapi kemenangan adalah kekalahan yang tertunda, kala mereka terus menang dan akhirnya berada pada comfort zone.

Persaingan membawa diri anda pada tingkat yang lebih tinggi lagi. Anda akan terus memiliki target untuk dikalahkan, bahkan lebih bagus lagi jika anda memiliki musuh bersama untuk membuat tim anda semakin solid. Persaingan adalah berkah. Tergantung bagaimana perspektif anda dalam memandangnya. Tapi gambaran tentang persaingan dapat kita lihat dari komentar Niki Lauda, mantan pembalap tim F1 Ferrari mengenai rivalitasnya dengan James Hunt, pembalap tim F1 Mclaren yang difilmkan dengan judul RUSH.

rush-movie-poster-8

“Berhentilah memikirkan bahwa musuh sebagai kutukan anda, tetapi lihatlah sebagai berkah. Orang bijak mendapatkan banyak dari musuhnya, daripada orang bodoh mendapatkan dari temannya”

Seperti kata Joker yang tidak menginginkan batman untuk mati : You Complete Me.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s