Karena Setiap Orang Itu Istimewa


Bayangkan, suatu waktu ketika anda terbaring dalam tempat tidur anda, pada saat-saat menjelang kematian anda, bayangkan mimpi-mimpi yang anda miliki, ide-ide yang anda miliki, kemampuan yang anda miliki dan tidak anda pergunakan. Mimpi-mimpi itu, ide-ide itu, kemampuan itu, akan mati bersama matinya anda. Pertanyaannya adalah, jika anda mati, saat ini juga, mimpi-mimpi apa, ide-ide apa yang sudah anda wujudkan, dan sejauh mana kemampuan anda membawa kebaikan bagi orang disekeliling anda, dan bagi orang banyak.

Jangan biarkan rasa takut akan kegagalan dan keinginan untuk menjalankan hidup anda dengan aman, menjadi karakter dalam hidup anda. Toh bagaimanapun juga, anda akan meninggalkan dunia dalam keadaan mati. Anda memiliki sesuatu yang spesial, sesuatu yang istimewa dalam diri anda. Dari lahir, anda adalah orang yang luar biasa. Semua proses tentang awal kehidupan anda didunia adalah sebuah proses yang istimewa, dan karenanya menjadikan anda sebagai orang yang istimewa. Dari lima miliar sel sperma dan kita tidak sedang membicarakan satu sel saja, dari lima miliar pilihan, andalah yang hadir di muka bumi ini. Semua tentang diri anda adalah istimewa. Semua tentang anda luar biasa.

Tapi kenapa anda tetap memilih menjadi seseorang yang biasa-biasa saja. Biasa-biasa saja di sekolah, biasa-biasa saja di tempat kerja anda. Semua yang anda lakukan adalah biasa-biasa saja. Bukan karena anda memang biasa-biasa saja, tetapi karena anda lah yang memilih untuk menjadi biasa-biasa saja. Kenapa? Karena orang-orang disekeliling anda adalah orang-orang yang biasa saja, atau lingkungan anda adalah lingkungan yang biasa-biasa saja, atau anda bekerja pada perusahaan yang biasa-biasa saja, jadi pada akhirnya anda tidak menjadi siapa diri anda sebenarnya. Anda tidak menjadi diri anda sebenarnya.

Mungkin itulah sebabnya anda mendukung klub sepakbola kesayangan dan kebanggaan anda yang selalu memenangkan gelar demi gelar dan mengidolakan atlit favorit anda, atau mendengarkan penyanyi favorit anda, yang lagunya sudah didengarkan oleh jutaan orang didunia. Ada sesuatu pada klub bola kesayangan anda, atlit hebat yang anda idolakan atau musisi keren yang menarik perhatian anda pada kehebatan mereka, karena ada sesuatu pada diri anda yang hebat, yang merindukan kehebatan dan luar biasa. Itulah sebabnya anda bisa berlama-lama mendengarkan lagu-lagu musisi keren favorit anda atau menyaksikan pertandingan klub bola kesayangan anda. Tapi ada perasaan yang sakit, ada perasaan iri, karena seharusnya itu adalah anda! Anda tertarik pada kehebatan, keistimewaan dan keluarbiasaan karena semua itu sejatinya ada dalam diri anda.

Tapi memang lebih mudah untuk melihat kehebatan, menyaksikan keistimewaan dari klub bola kesayangan anda, lebih mudah untuk iri pada kehebatan orang lain. Lebih mudah daripada melakukan pengorbanan, mengorbankan waktu, energi. Lebih mudah, sehingga akhirnya anda menjadi orang biasa-biasa saja, frustasi karena anda tidak mendapatkan apa yang anda inginkan, karena anda tidak menjalani kehidupan yang anda ingin jalani, anda tidak bisa menjadi orang yang anda semestinya. Saya akan benci untuk hidup dan mati tanpa mengetahui apa yang akan terjadi seandainya saya memperjuangkan diri saya pada sesuatu. Tapi semua itu tak akan pernah terjadi jika anda membuang semua impian.

Saatnya melihat kedalam diri anda, dan katakan pada diri anda, bahwa andalah yang bertanggung jawab pada diri anda sendiri, pada takdir anda. Dan ketika anda sudah memutuskan bahwa anda akan melakukan segala upaya untuk mencapai takdir anda, maka alam semesta akan mendukung. Perjuangkan mimpi anda. Dan jika anda memutuskan bahwa hidup anda membutuhkan semua perbaikan yang harus anda lakukan pada diri anda, menjadi lebih baik dan menguasai suatu bidang, dan melihat semua kelebihan yang anda miliki, anda tidak akan pernah menyesal, karena anda yang hebat adalah nyata. Semua orang adalah istimewa pada dasarnya.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhruroji Hasan

Disadur dan ditulis ulang serta dikembangkan dari

Born To Succed – Younes Marxieu

2 thoughts on “Karena Setiap Orang Itu Istimewa

  1. Betul sekali mas, ada kata bijak yang mngatakan bahwa penyesalan terbesar manusia bukanlah ketika gagal melakukan sesuatu tetapi ketika mereka mengetahui kalau mereka tidak melakukan sesuatu yang seharusnya bisa mereka kerjakan … 🙂

    Salam #Masterpiece

    Like

    1. Butuh keberanian untuk melakukan itu pak… katakanlah misalnya pindah curva dari karyawan menjadi seorang pengusaha… saya terpikir untuk melakukan itu, tapi masih belum berani…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s