Menciptakan Musuh Bersama. Cara Termudah Untuk Membangun Kebersamaan.


Teamwork with blue marker

Jika anda kesulitan untuk membangun kekompakan dan team work, mudah saja. Tetapkan musuh bersama, dan bangun kebencian seluruh anggota tim anda terhadap musuh bersama itu. Cara ini bukan bermaksud mengajarkan anda hal-hal yang buruk. Tapi cara ini dilakukan oleh banyak orang, banyak tim, dan mereka mampu mencapai kesuksesan, dan mencatatkan diri mereka dilembaran sejarah.

Presiden pertama negara kita, Soekarno melakukan hal ini. Slogan yang terkenal Ganyang Malaysia, mampu membawa Indonesia melewati masa-masa sulit diawal-awal kemerdekaan Republik Indonesia. Didunia olahraga, cerita tentang memotivasi tim dengan cara membangun kebencian terhadap musuh bersama banyak dijumpai. Yang kemasyhur tentu saja adalah cerita mengenai bagaimana Alex Ferguson dengan salah satu ucapannya yang terkenal.

Knocking Liverpool Right Off Their F*cking Perch. And You Can Print That

Ucapan itu disebutkan saat Liverpool masih menjadi penguasa Liga Inggris, dan betapa hebatnya Alex Ferguson membangun Manchester United dengan satu tujuan yang ditanamkan kepada benak siapapun pemain yang bermain untuknya agar membenci Liverpool setengah mati dan bertekad sepenuh hati untuk menjatuhkan Liverpool dari singgasananya sebagai pemegang gelar liga inggris terbanyak. Sejarah mencatat, sebelum masa pensiunnya, Alex Ferguson berhasil mewujudkan cita-citanya.

Alex Ferguson Pemimpin Sebagai Pelindung

Dalam sejarah berbagai perperangan ataupun politik yang terjadi, upaya-upaya sejumlah pihak membangun aliansi pun awalnya didasari dengan motivasi membangun kepentingan bersama dan kemudian menetapkan “musuh bersama”. Bahkan idiom kawan dari “musuh”ku adalah kawanku juga.

Kata “musuh” dan kata “membenci” disini tidaklah harus melulu berkonotasi negatif. Menciptakan musuh merupakan bentuk suatu perwujudan target yang harus dicapai. Mencapai target yang telah ditetapkan akan lebih mudah apabila ada dorongan dari dalam diri sendiri, dan cara termudah adalah menetapkan target yang sejelas-jelasnya (dapat dilihat) untuk dilampaui. Apalagi target yang jelas kalau bukan melampaui pesaing kita? Dengan ini, anggota tim kita akan lebih terarah, dan tidak ada kesulitan dalam mengarahkan, karena arahnya jelas, kita harus lebih baik dari pesaing kita.

Membenci pun bukan berarti membenci dalam bentuk yang membabi buta. Membenci pun bukan berarti tidak mengakui segala kelebihan pesaing atau “musuh” bersama yang kita bentuk itu. Tetapi “musuh” itu harus kita hormati, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Menghormati lawan dapat dilakukan dalam bentuk mempelajari setiap aspek dari pesaing, kekuatan dan kekurangannya.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s