The Annual Report Awards Trilogy Part 1


Perasaan lega, dan gembira membuncah begitu Bank DKI disebut kembali menjadi Juara 1 Annual Report Award. Kemarin 16 Oktober 2014, alhamdullillah Bank DKI untuk kali ketiga menjadi yang terbaik di kategori BUMD Listed. Untuk sepersekian detik, saat Direktur Bursa Efek Indonesia, bapak Ito Warsito dan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Bapak Nelson Tampubolon menyebutkan Bank DKI sebagai juara 1, saya tersontak diam, berada diantara bumi berpijak dan diatas awan. Tak percaya. Sungguh terasa seperti mimpi. Juara 1 untuk tiga kali berturut-turut. Sebuah mimpi yang awalnya tak pernah terbayangkan bisa kami capai. Malam itu kami mencetak sebuah sejarah. Tak pernah bisa digambarkan perasaan gembira, lega, haru, senang yang membuncah didalam hati dan pikiran saat itu. 1 kali kata orang adalah keberuntungan, 2 kali adalah kebetulan, maka 3 kali berturut-turut, adalah sebuah konsistensi, sebuah komitmen dan dedikasi dari keseluruhan orang-orang yang terlibat dalam proses penyusunan Annual Report. Tapi sukses memang bukan dibangun dalam satu malam. Dan ini adalah cerita yang saya sebut sebagai the ARA trilogy, cerita dibalik Bank DKI juara 1 tiga kali berturut-turut Annual Report Awards kategori BUMD Listed.

Makhluk Apakah Itu Annual Report? Dan Apa Pula Itu Annual Report Award?

Cerita tentang saya, buku Annual Report dan kompetisi Annual Report Award dimulai sekitar 5 tahun yang lalu. Saya menjadi bagian dari tim penyusun Annual Report Bank DKI tahun 2007. Usia saya baru 24 tahun saat itu. Yang memperkenalkan saya dengan Annual Report adalah Pak Romy Wijayanto. Beliaulah yang mengajarkan saya banyak hal tentang dunia Corporate Communication, kehumasan dan termasuk juga diantaranya penyusunan Annual Report. Annual Report adalah dokumentasi tertulis mengenai kinerja perusahaan selama 1 tahun berjalan. Kira-kira begitulah awalnya saya memandang apa itu Annual Report. Penuh dengan tulisan, bahasa-bahasa perbankan yang canggih, dan grafik serta pie chart yang njlimet gak keruan.

Ditambah lagi masa karantina yang diselenggarakan dalam rangka menyelesaikan tugas atau makhluk tidak hidup bernama Annual Report ini. Tugas saya waktu itu hanya membaca dan membaca. Lalu kalau ada yang mau saya tanyakan tentang Annual Report, atau ada yang mau saya koreksi ya tinggal saya sampaikan kepada pak Romy saja. Karantina tugas menyusun Annual Report itu dilaksanakan selama satu minggu full dan menginap. Masa muda yang bahagia saya terenggut oleh Annual Report. Begitu pikiran saya.

Yang lebih menakjubkan lagi bagi saya waktu itu, ternyata makhluk tidak hidup bernama Annual Report ini dilombakan. Namanya Annual Report Awards. Annual Report Award merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2002 yang melakukan penilaian terhadap kualitas penyajian informasi dalam Annual Report sebuah perusahaan. Annual Report Awards diselenggarakan oleh BAPEPAM-LK, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance, dan Ikatan Akuntan Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Tidak hanya semata-mata pengungkapan dalam Laporan Tahunan, Annual Report Award bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Tak pernah terbayang waktu itu, bahwa saya akan menjadi bagian dari sejarah Juara 1 Annual Report Award tiga kali berturut-turut.

Sepanjang perjalanan peranan saya terus bertambah dari sebelumnya cuma mengkoreksi menjadi ikut menulis draft naskah. Lingkupnya juga diperluas dengan turut membantu menyusun bab informasi umum dan informasi mengenai corporate social responsibility.

Kemudian pada tahun 2011, saat sebelum menyusun Annual Report 2010, Pak Romy ditugaskan oleh Manajemen menjadi Pemimpin Cabang Syariah di Pondok Indah. Ia kemudian melakukan pekerjaan yang luar biasa disana dan saat ini ia menjabat sebagai Pemimpin Cabang Syariah di Wahid Hasyim. Sementara itu ilmu yang ia sharing menjadi bekal berharga bagi saya dalam proses perjalanan saya menjadi bagian dari sejarah.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s