Combined Assurance Sebagai Pengelolaan Risiko Yang Terpadu


GRC

Di industri keuangan muncul sebuah pendekatan baru dalam pengelolaan risiko yang disebut dengan istilah combined assurance yang mengacu pada praktek pengelolaan risiko di perusahaan yang terintegrasi dan terkoordinasi. Combined assurance dimaksudkan agar semua orang dalam perusahaan memiliki kesadaran memitigasi risiko yang berpotensi muncul dari pekerjaannya.

Selama ini praktik pengelolaan dan mitigasi risiko ditekankan pada unit manajemen risiko, dan juga didukung oleh Audit Internal dan Kepatuhan. Namun sering kali aktivitas pengelolaan risiko seperti berjalan sendiri-sendiri dan akhirnya mengakibatkan risiko-risiko yang sudah terjadi dan sudah dimitigasi berulang kembali setelah beberapa tahun berlalu. Selain itu, ketiadaan berkoordinasi pada pihak-pihak yang berwenang menangani risiko sejak mitigasi hingga evaluasi, membuat beberapa risiko yang bersifat laten, muncul dan mengejutkan perusahaan.

Hal inilah yang ingin diperbaiki oleh metode combined assurance. Combined assurance bisa dikatakan sebagai sebuah pendekatan yang menyatukan fungsi-fungsi yang selama ini melakukan pengelolaan risiko di perusahaan. Didalam Combined Assurance terdapat tiga elemen krusial yang harus diimplementasikan dan tidak bisa dipisahkan yaitu governance, risk management dan compliance atau yang dikenal dengan GRC.

Apa saja manfaat menerapkan Combined Assurance?

  • Mengintegrasikan pengawasan yang terpisah-pisah menjadi suatu paduan pengawasan yang harmonis dan lengkap, yang menangani tata kelola proses dan praktik manajemen risiko serta kepatuhan, yang akhirnya mampu memberikan dukungan atas pencapaian sasaran dan visi perusahaan.
  • Memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai semua kegiatan dalam perusahaan untuk memastikan bahwa tindakan yang mengandung risiko bisa terdeteksi lebih dini. Sekaligus juga ada kontrol yang memadai untuk mengurangi risiko.
  • Meningkatkan transparansi, menyederhanakan proses, dan memotong jalur yang tidak perlu, lebih efisien dan efektif dalam pemanfaatan dan alokasi sumberdaya perusahaan, peningkatan keamanan, yang akhirnya berdampak pada penghematan biaya.

 

Disadur dari Majalah Stabilitas Edisi No. 99 September 2014, hal 10-13

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s