Alex Ferguson. Pemimpin Sebagai Pelindung


Alex Ferguson

David Beckham seolah berada di neraka usai menjalani Piala Dunia 1998. Seperti yang dunia tahu, ia mendapatkan kartu merah ketika melawan Argentina di perdelapan final ajang 4 tahunan tersebut. Sekembalinya ke Inggris, sayap kanan Manchester United itu menjadi pesakitan dan dicaci maki oleh media disana. Alex Ferguson Manager Manchester United berhasil melindunginya dari sorotan media. Akhirnya sejarah mencatat, David Beckham memiliki peran penting dalam tim yang memenangkan treble, Liga Inggris, Piala FA dan Liga Champion di akhir musim 1998-1999.

Menjadi pemimpin memang penuh tantangan, dan semuanya tidak akan selalu berjalan dengan lancar. Anggota tim yang anda pimpin, pasti akan melakukan kesalahan, karena sama seperti pemimpin, anggota tim juga manusia. Realistis saja, sebagai pemimpin, anda juga pasti akan membuat berbagai kesalahan. Ada teori atau katakanlah filosofi mengenai kepemimpinan yang mengatakan “jika anak buah anda salah, maka pemimpin yang salah” (kelanjutannya) karena sebagai pemimpin anda dituntut mengetahui apa yang anak buah atau anggota tim anda lakukan. Makna melindungi disini tentu saja pada aspek yang positif dan bukan pada hal yang negatif.

Makna melindungi disini harus dibedakan dengan makna membela. Membela kesalahan anggota tim anda sama saja dengan membenarkan apa yang salah dari tim anda. Melindungi berarti anda bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi dalam tim anda. Jose Mourinho adalah satu contohnya. Ia akan membiarkan media-media “menghajar” dia habis-habisan agar para pemainnya bisa fokus bermain. Alex Ferguson juga demikian. Ia akan melindungi timnya ketika timnya bermain jelek. Apa yang terjadi di ruang ganti, itu urusan dia dan timnya.

Saya selalu melindungi para pemain saya dan Roy bukan pengecualian. Itu pekerjaan saya. Karena itulah saya tidak bisa meminta maaf karena membela mereka ketika ada alasan untuk tidak membela mereka.

Tetapi, saya tidak bisa berada di posisi melawan para pemain mereka. Saya harus mencari solusi ketimbang mencela mereka di depan umum. Tentu saja, kadang saya perlu mendenda atau menghukum mereka, tetapi saya tidak bisa membiarkan itu keluar dari ruang ganti.

Saya akan merasa mengingkari satu prinsip yang selalu saya pegang sebagai manajer : Membela. Bukan, bukan membela, melainkan melindungi mereka dari penilaian pihak luar.   

  • Dikutip dari buku Alex Ferguson Autobiografi Saya –

Itulah pengorbanan besar yang harus dilakukan oleh para pemimpin. Melindungi anggota tim yang dipimpin dari penilaian pihak luar yang belum tentu tahu kondisi atau permasalahan dalam tim anda. Menjadikan diri anda sebagai tameng yang ingin menjatuhkan atau mendiskreditkan tim anda.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s