Creative Destruction. Kapan Harus Melakukannya?


creative-destruction

Anda tahu Walkman? Rasa-rasanya kita yang hidup di era 80an akhir dan 90an awal pasti mengetahui benda yang bernama Walkman. Keren betul rasanya bisa jogging sembari mendengarkan lagu dari walkman. Dunia berubah, kebutuhan masyarakat pun berubah, masyarakat menginginkan kesenangan dalam bentuk yang lebih praktis. Muncullah CD Player, lalu MP3 player, sampai akhirnya Apple mendobrak dunia dengan munculnya IPod, IPad, dan kawan-kawan I lainnya.

Ketika dunia berubah dan seolah berputar lebih cepat, masyarakat pun mengikuti pola perubahan tersebut. Begitu juga dengan Walkman yang posisinya digantikan oleh IPod. Atau tengok televisi, dari berlayar cembung, kini hampir semua televisi memiliki layar datar dan teknologi yang canggih itu menghadirkan LCD TV. Dunia akan terus berputar, masyarakat akan terus membutuhkan yang lebih cepat, lebih praktis, lebih canggih, lebih aman, lebih nyaman, lebih murah dan lebih segalanya. Para pemimpin pasar yang tidak bisa mengikuti kebutuhan masyarakat, dan tidak bisa mengikuti perputaran dengan cepat, akan disalip ditikungan dan digantikan oleh pemimpin pasar yang baru.

Atau tengok kisah Blackberry yang sempat mendominasi pangsa pasar didunia, kini harus menyerahkan tahtanya kepada Apple dan Samsung. Padahal sebelumnya, Blackberry juga pernah menggusur tahta Nokia. Apa yang terjadi dengan Nokia, Blackberry, Sony, Panasonic ataupun Sharp yang seolah kini limbung, babak belur dan tidak lagi menjadi dominator? Kesemua nama tersebut adalah nama besar dan perusahaan hebat, mereka bukan cuma sekedar perusahaan yang baik.

Apakah nama-nama besar tersebut terlenakan oleh kebesaran namanya sendiri dan berada di area kenyamanan (comfort zone) dan tidak melahirkan inovasi-inovasi produk yang menjadi “must have”nya semua orang? Bisa jadi, inovasi terjadi sedemikian rupa, sehingga hal-hal menjadi cepat kedaluwarsa, atau malah sengaja dibikin menjadi cepat kedaluwarsa, dan digantikan dengan yang baru.

DESTRUCTION IS JOB NO.1” (before the competition does it to you) – Tom Peters

Itu adalah kata-kata provokatif dari Tom Peters, pakar manajemen yang visioner, sekitar 10 tahun lalu. Ini sebuah konsep radikal yang berbunyi seperti ini : bunuhlah produk Anda sendiri, sebelum kompetitor menyeretnya ke lubang kuburan. “Tugas utama pemimpin bisnis adalah MERUSAK bisnis.” Sekilas pernyataan itu tidak masuk diakal memang. Kini seorang pemimpin bisnis memang tak cukup lagi hanya piawai membangun bisnis, ia juga harus piawai “MERUSAK” bisnis atau yang lazimnya disebut sebagai Creative Destruction.

Pertanyaannya, kapan kita harus melakukan apa yang namanya Creative Destruction tersebut. Saat kita sudah merasa berada didalam comfort zone? Saat kita melihat pesaing sudah siap menyalip ditikungan? Dimana tikungan itu muncul? Mungkin saja semuanya benar, tapi kita yang berada didalam perusahaan lah yang paling mengetahui dengan baik kondisi internal diperusahaan kita.

Riset dan development tentunya perlu dilakukan dengan seksama. Sebuah Perusahaan tidak boleh terlalu jatuh cinta produknya sendiri. Suatu saat sebuah Perusahaan harus tega menguburnya, dan lalu segera pindah membangun produk baru yang mungkin sama sekali berbeda. Tidak mudah. Apalagi jika produk lama itu masih laris. Inilah yang menjadi dilema,  perusahaan gamang melakukan inovasi sebab takut ini akan membunuh produknya sendiri. Tapi ini yang harus dilakukan, sebelum kompetitor melakukannya dengan brutal dan tanpa ampun. Anda harus berani melakukan “Creative Destruction”. Hal-hal seharusnya tidak sekadar “dikembangkan menjadi lebih baik”, tetapi “diganti oleh yang lebih baik. Itulah makna dari Creative Destruction.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s