Apa itu Soft Structure Good Corporate Governance?


SOP Implementasi tata kelola perusahaan yang baik pada umumnya terdiri dua aspek besar yakni bagaimana Perusahaan beroperasi sesuai dengan peraturan-peraturan ataupun ketentuan-ketentuan yang berlaku dan bagaimana Perusahaan melaksanakan enforcement (penekanan) terhadap karyawan-karyawan untuk dapat melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan, dalam rangka kepatuhan Perusahaan. Supaya implementasi tata kelola perusahaan berjalan dengan baik, perlu didukung pedoman-pedoman atau aturan tertulis yang memuat tentang kebijakan tertentu, praktek dan pengaturan-pengaturan lainnya yang mengatur perusahaan agar tetap sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, prinsip-prinsip korporasi yang sehat dan etika bisnis yang berlaku umum atau yang disebut sebagai soft structure GCG. Soft structure gcg akan mengarahkan perusahaan dalam mengatur diri mereka sendiri atas dasar kepentingan bersama antara pihak-pihak yang terlibat didalamnya. Apa saja yang disebut sebagai Soft Structure GCG ? Beberapa soft structure GGC, diantaranya adalah :

GCG Code/ GCG Policy

GCG Code atau GCG Policy merupakan aturan dasar yang berisi prinsip-prinsip GCG yang menjadi acuan pokok bagi peraturan-peraturan di bawahnya.

Board Manual

Board Manual merupakan aturan yang menjadi pedoman bagi Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan tugas, wewenang, tanggung jawab, hak dan kewajiban baik selaku Dewan maupun individu.

Code of Conduct

Aturan yang menjadi pedoman bagi individu perusahaan dalam menjalankan aktivitas perusahaan sesuai dengan budaya yang diharapkan.

Charters

Aturan pokok-pokok pendirian Organ Pendukung Perusahaan dan pelaksanaan tugasnya sehingga dapat dapat berjalan efektif sesuai dengan tujuan pembentukannya, antara lain Charter Komite-Komite dibawah supervisi Dewan Komisaris seperti Charters Komite Audit, Charter Internal Audit, Charter Komite GCG dan lain sebagainya.

SOP (Standard Operating Procedure)

Aturan yang berisi pedoman teknis operasional perusahaan

Dari berbagai bentuk soft structure tersebut dapat kita lihat bahwa soft structure meliputi dokumen-dokumen yang mengatur hal yang bersifat strategis hingga mengatur hal-hal yang bersifat teknis dan terperinci. Soft structure tersebut selain dibuat tentu saja yang terpenting perlu disosialisasikan atau diinternalisasikan. Pelaksanaannya pun dapat di evaluasi dan dinilai kesesuaiannya dengan peraturan-peraturan yang ada, agar tidak tumpang tindih ataupun saling kontradiktif. Selain itu Soft Structure GCG pun perlu mengikuti best practice yang ada dalam internal perusahaan dan juga pada peer industri yang sama sehingga Soft Structure yang ada perlu senantiasa di perbaharui secara berkala.

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s