Menjadi Public Relations Corporate. Tips Untuk Mahasiswa


Public Relations

Kemarin kebetulan kantor saya mendapatkan kunjungan dari Margareth dan teman-teman mahasiswa London School Public Relations. Kedatangan mereka adalah untuk mengetahui seluk beluk dari profesi Public Relations (PR) atau hubungan masyarakat (humas). Bagaimana rasanya menjadi seorang PR, apa saja tantangan dan kendalanya, bagaimana menjadi seorang PR di sebuah perusahaan, adalah beberapa hal yang menjadi pertanyaan teman-teman mahasiswa London School Public Relations.

Kebetulan juga, background akademis saya memang lulusan komunikasi khususnya kehumasan, sehingga saya bisa memberikan perspektif yang lebih lengkap, yakni perspektif praktisi dan teoritis akademisi karena sedikit banyak saya pernah menyerap ilmu dari sejumlah dosen-dosen saya di FISIP UI.

Bagi saya, menjadi seorang PR di sebuah perusahaan, adalah sebuah aktualisasi yang tak terkira nilainya. Kebanyakan tenaga kerja di kota besar saat ini tidak bekerja di bidang yang sesuai dengan latar belakang akademisnya. Tapi saya bisa berkarya di bidang yang awalnya tidak sengaja saya masuki ketika lulus SMA. Waktu itu, saya bingung mencari jurusan apa yang tepat untuk saya ambil di bangku kuliah. Sejumlah teman saat itu merekomendasikan saya untuk mengambil Diploma Komunikasi di FISIP UI, yang membuka 3 program studi baru saat itu, Public Relations, Broadcasting dan Advertising. Ketiga program studi itu, sangat populer waktu itu. Ada teman lain yang secara khusus merekomendasikan saya untuk mengambil program studi Public Relations hanya karena saya sering berbicara.. hahaha.. Andai saja saya tidak mendengarkan kata teman saya waktu itu, mungkin saja saya sudah berkecimpung di dunia lain.

Saya langsung jatuh cinta kepada bidang public relations ini, dan secara kontinu terus mengembangkan diri saya ini. Belakangan memang saya juga tertarik dengan dunia Good Corporate Governance dan Marketing, serta hal-hal berkaitan dengan industri perbankan. Itu tentu saja wajar, karena memang saya menjadi PR nya di Bank. Hehehehe.

Beberapa hal yang saya cermati dari dua perspektif PR, melalui praktisi dan akademisi, memang sungguh masih ada gap-gap yang memberikan dinamika terhadap PR itu sendiri. Toh PR pun sebuah ilmu, pendekatan komunikasi yang akan terus berkembang dan saat ini kita juga sering mendengar istilah Corporate Communication, Investor Relations, Media Relations ataupun Integrated Marketing Communication, arsiran antara pendekatan komunikasi dengan berbagai disiplin ilmu lainnya. Penerapan PR tentu saja tergantung dari karakter perusahaan sesuai dengan keperluan komunikasinya. Teori-teori komunikasi yang dipergunakan oleh dunia akademisi pun sejatinya perlu terus menerus diperbaharui sesuai dengan praktik bisnis perusahaan yang juga terus berkembang.

Pendekatan-pendekatan teoritis yang sistematis dan terukur pun sejatinya dapat diolah menjadi tools-tools yang bermanfaat untuk praktik PR. Ambil contoh misalnya, pengukuran efektivitas komunikasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan.

Selain itu akademisi PR seringkali hanya menceritakan hal-hal yang “manis-manisnya” saja tentang profesi PR ataupun hanya mengupas kulit-kulitnya saja dari PR. Meskipun memang hal ini harus saya akui sudah mulai terkikis seiring banyaknya praktisi PR yang sering menjadi dosen tamu dalam perkuliahan. Menjadi PR disebuah perusahaan tentu saja banyak dinamikanya, menawarkan banyak tantangan dan peluang. Bertemu dengan banyak orang dari berbagai instansi dengan berbagai karakter dan budaya, usia, keahlian. Pekerjaan dipenuhi dengan deadline-deadline yang mencekik. Itu semua memberikan warna pada karakter diri kita. Bertukar pikiran dengan berbagai konsultan PR, bertukar pikiran dengan karyawan-karyawan dari unit kerja lain. Proses pertukaran pikiran itu sendiri akan menambah pengetahuan kita.

Tidak sulit sebenarnya menjadi seorang PR. Setiap orang bisa menjadi PR. Tidak perlu menjadi lulusan PR seperti saya. Tapi bukan berarti profesi PR bisa dilakukan oleh sembarangan orang. Saya cukup bersyukur dengan kecenderungan bahwa profesi PR sudah kian mendapatkan porsi penting dalam aspek strategis Perusahaan. Apalagi di industri perbankan yang salah satu indikator manajemen risikonya adalah mengelola risiko reputasi perusahaan. Ini menjadi salah satu pekerjaan PR di Perbankan.

Bagi anda, mahasiswa program studi PR, teruslah menimba ilmu dan teori-teori kehumasan dan komunikasi. Itu bekal anda untuk menjadi PR Corporate yang handal. Inilah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk memperkuat karakter anda sebagai PR Corporate.

Kreatif

Menjadi seorang PR Corporate tentu saja memerlukan kreativitas karena media komunikasi yang dimiliki oleh Perusahaan kian banyak seiring dengan perkembangan teknologi. Sudah banyak perusahaan yang memiliki Facebook, Twitter, Youtube. Kreativitas tentu saja diperlukan untuk materi design, bagaimana menyampaikan pesan komunikasi perusahaan kepada masyarakat. Orang-orang kreatif tentu saja juga mudah menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam pekerjaan.

Selalu Belajar.

Menjadi seorang PR Corporate tidak melulu menjadikan kita hanya berkutat pada bidang komunikasi saja. Kita pun harus mengerti tentang ruang lingkup bisnis tempat perusahaan kita bekerja. Ambil contoh, saya yang bekerja sebagai PR suatu bank, tentu saja harus bisa memahami aspek-aspek perbankan. Jangan khawatir, seiring bertambahnya jam terbang anda, pengetahuan tentang aspek industri akan anda pahami, asalkan selama anda selalu memiliki keinginan belajar. Lebih baik lagi, apabila anda dari sekarang sudah mulai terbuka terhadap berbagai informasi-informasi selain komunikasi.

Membaca dan Menulis.

Wawasan anda akan selalu berkembang jika anda sering membaca. Apa saja. Mulai dari buku, majalah, hingga berbagai artikel di berbagai website. Selain membaca, menulis juga adalah kemampuan terpenting yang harus dimiliki oleh seorang PR. Menulis ini bisa dilatih, mulai dari menulis apa yang kita lakukan sehari-hari, menulis blog dan bahkan mengupdate status facebook dan twitter.

Networking

Menjadi seorang PR akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai pihak. Ini tentu saja akan memperluas networking kita. Networking ini sangat diperlukan untuk proses kelancaran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Networking ini perlu dibangun dari awal. Termasuk pada saat anda sedang berkuliah.

Profesi PR tidaklah hanya berpenampilan baik, tidaklah hanya mengandalkan rupa saja, tetapi juga mengandalkan banyak pendekatan disiplin ilmu. Penuh dengan tantangan yang sangat menarik. Anda mau menjadi PR?

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

4 thoughts on “Menjadi Public Relations Corporate. Tips Untuk Mahasiswa

  1. Halo Assalamu’alaikum.
    Saya Andin Mahasiswi PR di salah satu PTN di Jawa Tengah. Saya sangat tertarik dengan tulisan mengenai PR yang anda buat ini, dan membuat keingin tahuan saya bertambah mengenai dunia seorang PR Officer atau PR Corporate, saya ingin menanyakan beberapa hal mengenai dunia PR ini.
    Pertama, saya seorang mahasiswi yang bisa dibilang kurang aktif dalam berorganisasi, karna saya sempat melakukan pekerjaan part time dan freelance selama kuliah. Apa yang harus diikuti mahasiswa untuk mengasah skill kePR-an nya? Apakah organisasi sangat amat penting untuk terjun dalam dunia pekerjaan?
    Kedua, bagaimana lika-liku seorang PR Officer?

    Like

    1. Salam Mbak Andin,

      Mohon maaf baru sempat membalas.

      Mempersiapkan diri menjadi seorang PR ketika masih menjadi seorang mahasiswi adalah hal positif yang bisa menjadi modal berharga untuk diri anda. Sebagaimana saya sampaikan dalam tulisan saya ini, networking menjadi sangat penting bagi seorang PR ataupun Corporate Communication. Jika anda sudah memiliki networking yang baik sebelum terjun menjadi seorang PRO, itu akan sangat baik, tapi kalaupun belum ya tidak apa-apa. Networking bisa dibangun seiring perjalanan karir anda. Networking tersebut tidak hanya bisa melalui organisasi kemahasiswaan, tetapi juga melalui aktivitas lainnya. Anda sudah pernah melakukan pekerjaan part time. Itu modal dasar yang baik untuk membangun mental menghadapi dunia kerja.

      Lika-liku seorang PRO? Rasanya sama saja dengan profesi lainnya, pasti ada dinamikanya. Semua tentu tergantung dari bagaimana budaya di perusahaan tempat kita bekerja, karakteristik orang-orang yang ada didalamnya. Secara teknis pekerjaan PR juga akan dipengaruhi oleh seberapa luas cakupan yang menjadi tanggung jawab anda. Ada yang hanya mengurusi media saja, ada yang fokus pada Government Relations, tapi banyak juga yang cukup luas.

      Mudah-mudahan jawaban saya bisa bermanfaat untuk anda.

      Like

  2. Assalamualaikum. Saya Kania, Mahasiswi PR dari sebuah PTS di Jakarta. Saya ingin bertanya pak, bagaimana kesempatan kerja lulusan PR dari PTS? Apakah perusahaan selalu mendahulukan dan lebih melirik lulusan PR dari PTN? Dan bagaimana kriteria PR yang sangat dicari oleh perusahaan?
    Terimakasih ☺

    Like

    1. Salam Mbak Kania Khoirunnisa

      Beribu maaf karena baru balas. Saya harap anda sudah lulus.

      Kesempatan bekerja dari PTN harus diakui lebih besar, tetapi bukan berarti peluang itu tidak ada. Karena saat ini lowongan pekerjaan masih terbuka untuk praktisi PR/ Corporate Communication. PTS dengan reputasi baik tentu akan masih dilirik dan kesempatan bekerja sama saja sebenarnya. Saran saya teruslah mengembangkan potensi yang anda miliki.

      kriteria yang dicari oleh PR saat ini adalah seseorang yang memiliki kemampuan berpikir strategis dan kreatif. Kemampuan untuk membuat konsep lahir dari pola berpikir strategis, kreatif dan sistematis. Kemampuan yang dimintakan juga adalah kemampuan untuk menulis/ mampu menuangkan pemikiran strategis, kreatif dan sistematis tersebut dalam karya tulis, audio ataupun video.

      Terimakasih, mudah-mudahan jawaban saya dapat memberikan manfaat untuk anda.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s