Komunikasi, Dari Padang Pasir Yang Luas Seolah Tiada Ujung


komponen-komunikasi

Dunia komunikasi itu merupakan dunia yang luas. Semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya menjalin komunikasi yang intens dengan banyak pihak demi keberlangsungan usaha dari suatu perusahaan itu sendiri. Disisi lain pihak-pihak lain itu juga memiliki kepentingan sendiri-sendiri terhadap suatu perusahaan.

Konsep public relations dengan sendirinya kian berkembang dan sama seperti komunikasi sebagai disiplin ilmu induknya ilmu public relations, konsep public relations menjadi sangat meluas dan absurd. Seolah semua upaya komunikasi merupakan tanggung jawab public relations. Sangat banyak kajian-kajian yang berusaha menjelaskan apa itu public relations, dengan masing-masing berupaya tidak memberikan batasan kepada apa saja upaya komunikasi yang seharusnya boleh dan tidak boleh dilakukan oleh public relations.

Dari padang pasir yang luas seolah tiada ujung, lahir konsep-konsep baru yang mencoba menjelaskan apa itu Public Relations, lahirlah konsep-konsep seperti marketing public relations yang memberikan kesempatan kepada public relations untuk bisa menjamah dunia marketing. Dengan akses yang tak terbatas yang diberikan oleh beberapa perusahaan kepada public relationsnya masing-masing, public relations menjadi lebih signifikan perannya, mereka dituntut untuk tidak hanya mampu mengkomunikasikan kebijakan, produk, dan banyak hal dari sebuah perusahaan, public relations dituntut untuk mampu berkoordinasi bahkan memanage unit-unit lainnya. Dari sini lahirlah yang namanya integrated marketing communication. Ada juga perusahaan yang memberikan tittle corporate communication kepada public relations (saya sendiri lebih setuju menggunakan istilah corporate communication) dengan memberikan tanggung jawab mengenai komunikasi perusahaan kepada publiknya.

Yang saya maksud dengan komunikasi perusahaan ya meliputi banyak hal, mengenai produk, mengenai upaya pemasarannya, mengenai corporate awareness, corporate identity, dan juga image bahkan sampai menangani brand. Kita bicara tentang corporate communication yang menginduki marketing communication.

Perkembangan kajian terhadap Public relations menunjukkan, sama seperti disiplin ilmu dan profesi lainnya, Public relation sudah, telah dan akan terus mengalami dinamika. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh dinamika dunia industri itu sendiri, kebutuhan akan komunikasi dari perusahaan-perusahaan kepada publiknya, sampai dengan perkembangan teknologi terkini yang kian menunjang fungsi dan peran public relations. Public relations kini bukan hanya masalah komunikasinya saja, bukan hanya menjadi fungsi juru bicara dari suatu perusahaan, bahkan sudah menjadi fungsi manajemen komunikasi. Ini suatu upgrading level, dan tantangan jelas akan semakin menarik bagi orang-orang yang berkecimpung di bidang ini.

Upgrading skill dan kompetensi jelas menjadi kewajiban bagi kita semua yang berkecimpung dalam dunia komunikasi ataupun sebagai profesi public relations pada khususnya. Trend dunia komunikasi, trend dunia pemasaran, trend teknologi, serta isu-isu terbaru dimasyarakat harus selalu dapat diikuti, dan percayalah itu bukan hal yang mudah, namun bukan juga hal yang sulit. Belum lagi, mengingat perusahaan-perusahaan terikat oleh sejumlah ketentuan perundang-undangan dan peraturan-peraturan tertentu, yang harus dilihat bukan sebagai pembatasan gerak perusahaan dan upaya komunikasi perusahaan.  Senantiasa, upaya komunikasi suatu perusahaan harus mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku dan memperhatikan unsur etika dalam berkomunikasi.

Memandang komunikasi termasuk didalamnya konsep public relations ataupun corporate communication dari satu sisi saja, bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Dari sisi praktikal, perkembangan profesi public relations yang kian mendapat porsi penting di banyak perusahaan, dengan serta merta akan memberikan wawasan lebih luas dan menyeluruh yang dapat memberikan sumbangan untuk ilmu komunikasi itu sendiri. Sementara dari sisi akademis, memandang komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan saat ini, memberikan kesempatan bagi dunia akademisi untuk melakukan kajian menyeluruh. Selain itu perkembangan disiplin ilmu komunikasi semestinya dipergunakan sebagai dasar ilmiah penyusunan strategi komunikasi. Sekali lagi memandang komunikasi dari satu sisi, seolah seperti berjalan berjinjit satu kaki. Dengan memadukan ilmu komunikasi, dan komunikasi dari sisi best practicenya, upaya komunikasi perusahaan akan menjadi lebih kaya karena berdasarkan data-data yang valid daripada sekedar mengandalkan pengalaman, meskipun memang pengalaman mampu memberikan perspektif ekstra terhadap strategi komunikasi yang fleksibel terhadap trend masa kini.

Disiplin ilmu komunikasi akan terus berkembang, yang kemudian memberikan perspektif ekstra tersebut, dimana hal-hal yang dibahas dalam buku ini bukan merupakan suatu tolak ukur yang dapat membatasi komunikasi. Pengalaman dan praktikal tidaklah untuk menjembatani komunikasi khususnya public relations dari sisi akademis keilmiahan dan best practice komunikasi yang dilakukan saat ini. Kajian konsep dan teori perlu diperkaya penerapan yang dilakukan. Ilmu komunikasi adalah ilmu yang menyenangkan… lagi pula bukankah kita semua berkomunikasi setiap harinya…

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s